Hyundai Bocorkan Mobil Baru di Segmen Murah

Hyundai Inster
Sumber :
  • Hyundai Motors

Tangerang, VIVA – Hyundai Motor Indonesia memberi sinyal kuat akan merambah lebih dalam ke segmen mobil menengah-bawah.

img_title Terpopuler: Honda Mulai Tertekan Merek China, Harga SUV Diesel Bekas Rp150 Jutaan, hingga Alarm Hyundai

Setelah sebelumnya menghadirkan Venue sebagai “pemanasan” untuk pasar entry-level, kini Hyundai bersiap menghadirkan satu lagi model baru yang diposisikan di segmen serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan langsung oleh Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, dalam sesi doorstop di sela-sela GIIAS 2025.

img_title Hyundai Kasih Alarm, Mobil China Makin Sulit Dibendung

Menurutnya, kehadiran mobil baru itu menjadi bagian dari strategi Hyundai dalam menjawab permintaan pasar yang lebih luas, meski untuk tahap awal belum dirakit lokal (CKD).

“Kita lagi masih planning, mungkin ada beberapa produk baru. Ada satu produk yang masih tarik ulur lah tapi nggak di CKD, kita ambil dari CBU dan rasanya itu sangat cocok buat masyarakat Indonesia. Tapi ditunggu aja,” kata Soerjo belum lama ini. 

img_title Hyundai Pamer SUV Baru, Desainnya Bikin Ingat i20

Meski belum menyebutkan nama, clue yang diberikan seolah mengarah pada model seperti Hyundai Inster, sebua mobil listrik mungil yang sempat diperkenalkan secara global beberapa waktu lalu. Apalagi, Hyundai juga menyatakan ketertarikannya terhadap segmen A dan B.

“Bukan berarti kita nggak akan masuk ke level bawah atau A-segment. Itu kan dibuktikan saat IIMS lalu, saat kita memperkenalkan Venue. Itu tanda bahwa sebenarnya Hyundai tertarik dengan segmen tersebut,” kata dia.

Hyundai juga tengah menata ulang portofolio produknya agar semakin komplet, terutama untuk pasar SUV dan MPV. Saat ini, Hyundai sudah memiliki lini SUV yang cukup lengkap mulai dari Creta, Santa Fe, hingga Palisade. Sementara untuk MPV, Hyundai Stargazer menjadi tulang punggung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah kompetisi yang makin ketat dan perang harga antar pemain otomotif, Hyundai memilih untuk tidak bersaing dalam hal diskon besar-besaran. Fokus mereka tetap pada pengembangan produk yang relevan dan pelayanan konsumen yang unggul, termasuk lewat layanan myHyundai Care yang kini makin dipromosikan.

“Yang paling penting Hyundai mencanangkan bahwa kita mementingkan yang namanya pelayanan,” tuturnya.

Hyundai siap menerapkan TKDN 60 persen di 2027

Ketentuan TKDN 60 persen di 2027, Hyundai: Kami Dukung

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto menyatakan pihaknya siap menghadapi ketentuan baru TKDN 60 persen pada 2027

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut