Ekspor Mobil RI Jadi Modal Besar GIIAS 2026

Ilustrasi pameran mobil.
Sumber :
  • VIVA Otomotif

Jakarta, VIVA - Industri otomotif Indonesia menunjukkan sinyal positif menjelang penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, kinerja ekspor kendaraan dan industri komponen nasional justru mencatatkan pertumbuhan pada semester pertama tahun ini.

img_title GIIAS Makassar 2026 Perluas Jangkauan Industri Otomotif ke Indonesia Timur

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, mengatakan total ekspor mobil Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 251.704 unit. Jumlah tersebut meningkat 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 233.648 unit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kinerja ekspor hingga Juni 2026 total pengiriman mobil telah mencapai 251.704 unit. Dibandingkan periode sama tahun 2025 yang tercatat 233.648 unit, angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 7,7 persen," ujar Putu di Jakarta.

img_title Indonesia Dilirik untuk Produksi Mobil Double Cabin Tujuan Australia

Tak hanya kendaraan utuh, industri komponen otomotif juga mencatatkan performa yang tak kalah positif. Selama enam bulan pertama tahun ini, pengiriman komponen ke berbagai negara mencapai 25.718.510 pieces, mencerminkan permintaan dari pasar ekspor yang masih terjaga.

Menurut Putu, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas manufaktur di dalam negeri. Pada kuartal pertama 2026, produksi komponen kendaraan roda empat tercatat tumbuh 14 persen secara tahunan. Kondisi ini menunjukkan rantai pasok industri otomotif nasional masih berjalan dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan pasar, baik domestik maupun ekspor.

img_title Duel SUV Hybrid Rp400 Jutaan: Mitsubishi Xforce HEV vs Toyota Yaris Cross Hybrid

"Pencapaian positif ini menjadi dasar yang sangat kuat dalam menyambut GIIAS 2026. Kemajuan yang dicapai saat ini tentu sangat menggembirakan, terutama melihat kuatnya angka produksi dalam negeri dan ekspor yang terus terjaga dengan baik," katanya.

Ia menilai, capaian tersebut menjadi modal penting bagi industri otomotif nasional untuk terus meningkatkan daya saing. Apalagi, Indonesia masih menjadi salah satu basis produksi kendaraan di kawasan Asia Tenggara yang memasok berbagai model ke puluhan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momentum positif itu juga akan menjadi salah satu sorotan dalam penyelenggaraan GIIAS 2026. Pameran otomotif tahunan tersebut tidak hanya menjadi tempat peluncuran kendaraan baru, tetapi juga menjadi ajang bagi para pelaku industri untuk menampilkan perkembangan teknologi dan kemampuan manufaktur nasional.

Diketahui, tahun ini, GIIAS akan menghadirkan lebih dari 65 merek dari berbagai sektor industri otomotif. Seluruh peserta akan menempati 11 area pameran di ICE BSD, mulai dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, sepeda motor, karoseri, hingga ratusan merek industri pendukung.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut