Miris, Bus Kapasitas 19 Bangku Diisi 62 Murid Sekolah

Bus sekolah yang memuat 62 anak SD
Sumber :
  • Shanghaiist

VIVA.co.id – Sebanyak 62 murid sekolah dasar (SD) harus berdesak-desakan di dalam satu bus yang mengangkut mereka. Padahal, bus tersebut hanya memiliki kapasitas 19 bangku. Akibatnya, banyak yang harus rela berdiri.

5 Kebiasaan Buruk Wanita Kalau Bawa Motor

Bahkan, ada yang terhimpit temannya hingga menempel di dasbor bus. Pemandangan ini sungguh miris, mengingat bus tersebut bisa saja mengalami kecelakaan akibat kelebihan muatan.

Dilansir dari Shanghaiist, Kamis 24 Maret 2016, untungnya, peristiwa yang terjadi di Anhui, Tiongkok, tersebut dilihat oleh petugas kepolisian yang tengah berpatroli. Awalnya, petugas tidak curiga, karena kebetulan jarak bus terlalu jauh dari mobil patroli.

Potret Suram Pengendara Motor: Celana Pendek, Rambut Terurai

Namun, tidak lama kemudian, bus tersebut kembali terlihat, kali ini dengan cukup jelas. Saat dihentikan, petugas terkaget-kaget melihat begitu banyak anak sekolah yang ada di dalamnya.

Petugas yang berada di lokasi langsung menahan sopir bus dan meminta semua anak keluar. Ia kemudian menghubungi kantor polisi pusat dan meminta didatangkan beberapa bus, agar anak-anak itu dapat tiba di rumah dengan selamat.

Pemilik Selingkuh, Mobil Mewahnya Jadi Korban

Menurut pengakuan salah satu orangtua murid, ia mengizinkan anaknya naik bus tersebut, karena susahnya mencari transportasi. Sebagian besar murid-murid itu tinggal di pinggiran kota, dan sangat jarang ada bus sekolah yang lewat.

Beberapa kejadian tragis juga pernah terjadi di Tiongkok, terkait bus sekolah. Salah satunya adalah pada 2011, di mana beberapa bus sekolah mengalami kecelakaan. Bahkan, satu kecelakaan bus sekolah yang terjadi di Provinsi Gansu membuat 17 murid taman kanak-kanak (TK) harus kehilangan nyawa.

Atraksi naik motor yang dibully netizen.

VIDEO: Aksi Nyentrik Biker di Atas Motor, Duduk Menyamping

Para netizen mengecam perilaku tersebut, karena dianggap berbahaya.

img_title
VIVA.co.id
18 Mei 2016