Mobil Wuling 'Kebal' dari Kurs Dolar AS

Wuling Cortez.
Sumber :
  • VIVA/Jeffry Yanto

VIVA – Nilai tukar rupiah terus melemah, bahkan telah menembus Rp14.000 terhadap dolar Amerika Serikat. Ini merupakan titik terendah sepanjang tahun 2018.

img_title Rupiah Tertekan ke Rp17.913 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Nilai tukar rupiah terhadap dolar merupakan salah satu faktor kenaikan harga kendaraan. Hal tersebut dikarenakan, beberapa komponen kendaraan dibeli secara impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Brand Manager Wuling Motor Indonesia, Dian Asmahani, mengatakan, pihaknya tidak terlalu terpengaruh dengan dampak kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS pada Jumat Pagi, Naik 19 Poin

"Itu tergantung impor menggunakan mata uang apa. Kalau dolar AS, pasti ada pengaruh. Tapi kalau enggak pakai, itu biasanya enggak terlalu banyak pengaruh," katanya di Cikarang, Jawa Barat, Rabu 9 Mei 2018.

Dian juga menegaskan, pihaknya masih belum memiliki keinginan untuk menaikkan harga jual dua mobil andalannya di segmen multi purpose vehicle, yakni Confero dan Cortez.

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.855, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak Global

"Sampai saat ini, kami dari internal belum ada untuk menaikkan harga yang ada sekarang. Kami pakai Yuan. Jadi belum kelihatan, karena memang banyak impor dari China," ujarnya. 

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Melemah ke Rp18.080 per Dolar AS, Konflik Houthi dan Harga Minyak Jadi Sorotan

Rupiah sore hari ini ditutup melemah ke Rp18.080 per dolar AS akibat kekhawatiran pasokan energi global, kenaikan harga minyak, dan tekanan fiskal Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut