Ada Mobil Antipeluru di Kantor VIVA

Land Rover Discovery antipeluru di kantor VIVA
Sumber :
  • VIVA/Jeffry Yanto

VIVA – Setiap kedutaan besar memiliki mobil operasional. Biasanya, mobil yang digunakan sesuai dari asal negara masing-masing. Seperti halnya Kedubes Inggris untuk Indonesia, yang bermarkas di Jakarta Selatan.

img_title Rekam Jejak Penjualan Mobil Eropa di Indonesia

Perwakilan dari Negeri Ratu Elizabeth tersebut menggunakan Land Rover, saat bertandang ke markas VIVA di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Mobil berjenis Sport Utility Vehicle yang didatangkan langsung dari Inggris itu, memiliki fitur antipeluru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

General Manager Aftersales Jaguar Land Rover Indonesia, Faried Hariyanto mengatakan, jika melihat bentuknya, mobil tersebut adalah Land Rover Discovery 4 lansiran 2014.

img_title Begini Wujud Chery Freelander Hasil Garapan Land Rover

"Kedutaan memang bisa bawa sendiri (impor), setahu saya. Tapi, Jaguar Land Rover tetap memberitahukan kepada kami. Tujuannya, untuk perawatan dan garansi," ujarnya kepada VIVA, Rabu 27 Maret 2019.

Beberapa waktu lalu, Marketing and Communication Manager JLR Indonesia, Tryfena Sri Raharjoe menyebut, spesifikasi antipeluru bukan untuk masyarakat biasa, dan harus ada perizinan dari pemerintah.

img_title Land Rover Defender Terbaru Akan Punya Empat Kursi

"Kalau di Indonesia, saat ini belum ada yang memesan Land Rover Jaguar antipeluru. Dulu, TNI beli banyak (Defender antipeluru). Sekarang, Defender sudah enggak ada, dan kami belum ke arah sana," tuturnya.

Menurut informasi dari berbagai laman jual beli online, Discovery 4 produksi 2014 di DKI harga bekasnya sekitar Rp1,3 miliaran. Ditawarkan dalam mesin diesel dan bensin berkapasitas 3.000cc dengan transmisi otomatis ZF delapan percepatan. SUV tersebut memiliki dimensi panjang 4.838 milimeter dan lebar 2.022 mm. (kwo)

Pabrik Land Rover.

Ribuan Pekerja Jaguar Land Rover Terancam PHK Gara-gara Mobil China

Jaguar Land Rover (JLR) berencana memangkas sekitar 4.000 posisi pekerjaan dalam dua tahun ke depan. Produsen mobil asal Inggris itu berusaha menekan biaya.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut