Bos Ford Resmi Dipecat

Logo Ford.
Sumber :
  • Ford

VIVA.co.id – Ford Motor Company secara resmi telah menunjuk Jim Hackett sebagai presiden dan Chief Executive Officer (CEO) terbaru menggantikan Mark Fields. Artinya Hackett akan memimpin operasi Ford di seluruh dunia dan membawahi 202 ribu karyawannya di banyak negara. 

img_title Penjualan Mobil Nasional Cetak Rekor Baru

Menurut sebuah pernyataan resmi yang dirilis Ford, Hackett dalam waktu dekat akan menghadap Ketua eksekutif Bill Ford. Langkah perombakan dilakukan Ford menyusul gelombang bisnis buruk yang dialami mereka di bawah kepemimpinan Mark Fields.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ford di bawah Hackett ke depan bakal fokus pada tiga prioritas, yakni penajaman pelaksanaan operasional, modernisasi bisnis dan mengubah perusahaan Ford untuk menjawab kebutuhan pasar. Hackett berusia 62 tahun, sebelumnya tercatat sebagai Ketua Eksekutif Ford Smart Mobility sejak Maret 2016.

img_title Terpopuler: Harga Vespa Matic Bekas Mulai Rp13 Jutaan, Target Penjualan Mobil 2026, hingga Misteri 10 Ribu BYD

"Jim Hackett adalah CEO yang tepat untuk memimpin Ford selama masa transformatif ini untuk industri otomotif dan ruang mobilitas yang lebih luas. Dia adalah visioner sejati yang menghadirkan pendekatan kepemimpinan unik dan berpusat pada manusia terhadap budaya, produk dan layanan kami yang akan membuka potensi-potensi masyarakat dan bisnis kami," kata Ford seperti dilansir Paultan, Selasa 23 Mei 2017.

Mark Fields (56 tahun) diberhentikan setelah berada di pucuk pimpinan Ford selama tiga tahun setelah menggantikan Alan Mulally. "Mark Fields telah menjadi pemimpin yang luar biasa dan pantas mendapat banyak pujian atas semua yang telah dia capai dalam banyak perannya di seluruh dunia di Ford," kata Ford.

img_title Target Baru Penjualan Mobil Indonesia 2026

Kabar ini merupakan lanjutan dari langkah Ford untuk memperbaiki kondisi. Setelah beberapa hari lalu Ford menyatakan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 14 ribu pegawainya di Amerika Utara dan Asia.

Laporan Forbes dan New York Times, menyatakan jika Fields dianggap telah gagal memimpin Ford selama tiga tahun belakangan. Dalam catatan, saham Ford sudah terjun sebanyak 40 persen di bawah kepemimpinan Fields. Pemberhentian Fields datang dari sejumlah ahli penasehat Ford. Mereka tak tahan dengan harga saham FoMoCo yang terus anjlok tak karuan. (ren)

Kantor Leapmotor di China

Terpopuler: Leapmotor Cari Pembeli di Luar, Merek China Masuk 3 Besar, hingga Rekor Baru Penjualan Mobil Nasional

Info Leapmotor memperluas pasar global, merek China masuk tiga besar penjualan mobil Indonesia, dan penjualan mobil nasional mencetak rekor baru jadi terpopuler.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut