Begini Cara Pegang Setang Motor yang Benar, Banyak yang Masih Salah

Ilustrasi pengatur kecepatan sepeda motor.
Sumber :
  • Motorcycle

VIVA – Berdasarkan data penjualan kendaraan di Indonesia, jumlah populasi sepeda motor jauh lebih banyak dibandingkan dengan mobil. Hal itu tidak mengherankan, mengingat motor lebih efektif dan efisien untuk digunakan sehari-hari.

img_title Aksi Perempuan Pegang Setang Motor Terbalik Tuai Sorotan, Ini Bahayanya

Sayangnya, hingga kini masih banyak yang kurang mengerti, bagaimana cara mengendarai sepeda motor yang baik dan benar. Mereka rata-rata menerapkan kebiasaan mengendarai sepeda kayuh, padahal jelas kecepatannya berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu kebiasaan pengendara motor yang selama ini salah, namun banyak dilakukan, adalah cara memegang setang. Banyak orang yang menaruh beberapa jarinya di tuas rem depan, sementara jari lainnya digunakan untuk memutar tuas gas.

img_title Pentingnya Cek Area Komstir Usai Terjadi Kecelakaan Motor

Menurut pengurus divisi Safety Riding Asosiasi Honda Jakarta, Agung Firman, cara itu sama sekali tidak benar. Sebab, bisa menimbulkan bahaya.

"Itu salah, karena beberapa jari yang ada di tuas rem akan menghasilkan pengereman yang refleks, dan bisa menyebabkan kontrol motor hilang," ujarnya dikutip dari 100kpj, Kamis 9 Mei 2019.

img_title Great Enthusiasm for the Hyundai Festival in Jakarta

Cara memegang setang yang benar, kata dia, adalah dengan menggenggam karet setang dengan seluruh jari. "Lebih tepatnya, tangan mengepal penuh di handgrip atau setang," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agung menjelaskan, dengan cara itu, maka pengendara akan dapat lebih mengendalikan arah motor, tanpa khawatir genggamannya lepas. Terutama, saat melintas di jalan berlubang.

"Kalau mau mengerem, tutup gas dulu baru rem, gunakan empat jari," jelasnya. (kwo)

Ilustrasi truk pembawa mobil

Safety Driving Bukan Hanya Tanggung Jawab Pengemudi Pribadi

Keselamatan berkendara bukan cuma tanggung jawab pengemudi kendaraan pribadi. Prinsip ini ditegaskan untuk memperkuat budaya keselamatan di kalangan pengemudi operasional

img_title
VIVA.co.id
17 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut