Pemotor Sering Banget Lakukan Kesalahan Ini saat Mencuci Helm

Ilustrasi helm motor
Sumber :
  • VIVA/Pius Mali

VIVA – Helm menjadi salah satu perlengkapan saat berkendara, yang wajib dikenakan pemotor maupun pembonceng. Alat ini berfungsi melindungi kepala dari benturan, yang bisa menyebabkan gegar otak atau pendarahan di bagian dalam.

Cara Merawat dan Cuci Helm Motor yang Benar, Mudak Kok

Karena perannya yang sangat vital, maka helm harus dikenakan setiap kali berkendara dalam semua kondisi, baik panas maupun hujan. Tak heran, jika peranti ini juga membutuhkan perawatan.

Agar nyaman dikenakan, bagian dalam helm dibuat dari bahan yang empuk dan lembut, yakni gabungan antara busa dengan kain. Seiring pemakaian, dua bahan tersebut terpapar oleh berbagai macam kotoran, seperti keringat dan air hujan.

Catatan Buat Orang Tua, 4 Bahaya Meninggalkan Anak di Dalam Mobil

Untuk membuatnya kembali bersih, maka bagian dalam helm perlu dicuci. Sebagian besar model yang dipasarkan saat ini, dibekali dengan busa yang dapat dilepas untuk memudahkan proses pembersihan.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Federaloil, Senin 14 Desember 2020, mencuci helm bisa dilakukan sendiri di rumah. Syarat utamanya, pastikan helm tidak dibutuhkan selama beberapa jam karena butuh proses pengeringan.

Mengenal Forged Piston, Teknologi Unggulan Yamaha Adopsi dari MotoGP

Caranya mudah, lepas semua busa pelan-pelan agar bagian penguncinya tidak mudah rusak. Ada yang memakai perekat velcro, dan ada juga yang menggunakan model kancing.

Setelah semua busa dilepas, rendam dalam air hangat yang sudah dicampur bahan pembersih. Gunakan deterjen yang lembut dan tidak mengandung kimia keras, agar kain tidak cepat rusak.

Setelah direndam beberapa menit hingga air mulai dingin, angkat dan gosok dengan sikat gigi lembut. Tidak perlu digosok memakai kekuatan, karena kotoran sebelumnya sudah direndam agar mudah rontok.

Setelah selesai, ada satu hal yang perlu diingat. Hal ini sering dilakukan para pemilik helm, namun tanpa disadari bisa membuat kualitas busa jadi menurun, yakni diperas dengan tangan.

Untuk membuang sisa air, kibaskan busa hingga hanya tersisa sedikit air di dalamnya. Lalu, jemur di udara terbuka tapi tidak terkena matahari langsung. Dalam beberapa jam, busa akan kering dan siap dipasang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya