Ingin Terhindar dari Ranjau Paku, Ikuti Cara Ini

Operasi Ranjau Paku
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

VIVA.co.id – Ranjau paku masih menjadi momok bagi para pengendara sepeda motor, khususnya mereka yang beraktivitas di Ibu Kota. Meski pihak kepolisian telah melakukan penyisiran, tapi masih ada saja ranjau paku bertebaran di sejumlah ruas jalan.

img_title Polisi Sisir Ranjau Paku untuk Pengamanan Rute Perjalanan Paus Fransiskus, Ini Temuannya

Ranjau paku merugikan pengguna kendaraan, karena mereka harus memerbaiki atau mengganti ban yang terkena paku. Namun jangan khawatir, hal ini bisa dihindari dengan cara tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama, kenali dulu daerah yang menjadi titik rawan penyebaran ranjau paku di jalan raya DKI," kata Ketua Komunitas Sapu Bersih Ranjau Paku, Siswanto, kepada VIVA.co.id di Jakarta.

img_title Polisi Bersihkan Ranjau Paku di Rute yang Akan Dilalui Paus Fransiskus di Jakarta

Kedua, pengendara motor harus mengurangi laju kendaraannya apabila memasuki kawasan atau wilayah yang dianggap rawan paku. Hal itu dilakukan agar paku yang bertebaran tak langsung menancap pada ban.

"Lihat ke bawah dan kontrol tekanan angin. Pastikan tekanan angin jangan sampai kurang. Usahakan pakai ban tubeless," ujarnya.

img_title Nasib Tukang Tambal Ban Penyebar Ranjau Paku di MT Haryono Usai Digerebek Ojol

Lalu, pengendara juga bisa melakukan alternatif lainnya, yaitu menggunakan cairan yang dikhususkan sebagai penangkal bocor akibat ranjau paku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya kata dia, oknum tambal ban menebar ranjau paku di waktu tertentu, seperti petang hingga pagi.

"Kebanyakan penyebaran anjau paku habis salah magrib sampai pagi. Kebanyakan kejahatan ranjau paku ini dilakukan oleh para oknum tambal ban," katanya. (ase)

Ranjau paku di jalanan Jakarta

Cara Mudah Bikin Ban Motor Kebal Ranjau Paku

Kasus ranjau paku di jalanan masih jadi momok bagi banyak pengendara motor di Indonesia. Banyak yang mengalami ban bocor mendadak hingga jatuh dan mengalami kerugian besa

img_title
VIVA.co.id
8 Desember 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut