Mahfud MD Dukung KPU Umumkan Caleg Eks Koruptor

Pakar hukum tata negara, Mahfud MD
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

VIVA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendukung langkah Komisi Pemilihan Umum mengumumkan daftar mantan napi kasus korupsi yang menjadi caleg DPR dan DPD di Pemilu 2019. Alasannya, agar masyarakat mengetahui latar belakang calon wakilnya di parlemen.

img_title Tahapan Pemilu 2029 Mulai Tahun Depan, KPU Patok Anggaran Rp1,4 Triliun

"Kalau saya sendiri setuju diumumkan sejelas-jelasnya ke masyarakat bahwa ada caleg mantan koruptor. Agar masyarakat tahu," kata Mahfud di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat 1 Februari 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud juga mendukung rencana KPU yang akan menempelkan nama-nama mantan napi koruptor di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena langkah tersebut akan memberi masukan kepada masyarakat yang akan mencoblos.

img_title Wapres Gibran Digugat Perdata ke PN Jakpus Gegara Syarat Daftar Cawapres

"Boleh juga, bagus agar nama-nama itu ditempelkan di TPS. Ini mantan koruptor silakan kalau mau pilih. Kalau enggak ya sudah bagus lah. Agar jelas rakyat memilih wakilnya," ujarnya.

Bahkan Mahfud menyampaikan saat dirinya menjadi ketua MK, lembaganya pernah mengeluarkan kebijakan yang lebih keras. Kata dia, bila caleg eks napi yang mau terjun ke politik mesti tunggu lima tahun dulu.

img_title Pangkas Anggaran Rp 900 Miliar, KPU: Seluruh Kegiatan Banyak Dilakukan di Kantor

"Saya dulu pas jadi ketua MK, putusan MK saya buat yang pernah menjadi napi kalau mau jadi caleg tunggu lima tahun dulu. Dan harus menceritakan kepada masyarakat tentang jati dirinya melalui media massa," katanya.

Ilustrasi gedung KPU

Komisioner KPU: Tahapan Pemilu 2029 Diperkirakan Dimulai Juni 2027

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, August Mellaz mengatakan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 diperkirakan mulai berjalan sekitar Juni 2027.

img_title
VIVA.co.id
1 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut