Heboh Afifah Bongkar Rival di Pilkada Depok Pernah Melecehkannya

Paslon nomor urut 1, Pradi-Afifah.
Paslon nomor urut 1, Pradi-Afifah.
Sumber :
  • Zahrul Darmawan/VIVA.

VIVA – Debat putaran ketiga yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk para kandidat di Pilkada Depok sempat berlangsung panas pada Jumat malam, 4 Desember 2020.

Bahkan pada sesi pertengahan, calon Wakil Wali Kota nomor urut satu, Afifah Alia terlihat nyaris tak bisa menahan emosi. Peristiwa itu bermula ketika kubu lawan yakni calon Wakil Wali Kota nomor urut dua, Imam Budi Hartono menyindir intelektualitas Afifah ketika ditanya soal indeks pembangunan gender (IPG). Afifah mengatakan akan memberikan jawaban secara pribadi melalui pesan WhatsApp.

"Kalau (Afifah) pengen tahu, nanti saya WA (WhatsApp)," kata Imam dikutip pada Sabtu 6 Desember 2020.

Ketika tiba giliran Afifah menjawab, ia teringat kejadian yang dialaminya waktu itu. "Pak Imam jangan pernah WhatsApp saya, saya masih trauma dengan kejadian di Bandung," katanya.

Suasana studio debat yang disiarkan tvOne sempat hening. Rekan Afifah, Pradi Supriatna terlihat berusaha menenangkannya.

Adapun kejadian yang dimaksud Afifah adalah dugaan pelecehan secara verbal. Kala itu, kedua kubu bertemu di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk menjalani tes kesehatan sebagai syarat maju di Pilkada.

Jelang pembagian kamar, Imam berseloroh mengenai ajakan sekamar. Versi Afifah, Imam mengatakan, sekamar sama saya saja, bu Afifah. Namun Imam berdalih jika Afifah yang dimaksud adalah nama cucunya.