Inikah Bibit-bibit Korea Bersatu?

Konferensi bersama pemimpin politik dan pejabat di Korut soal ide unifikasi
Sumber :
  • KCNA / via REUTERS

Meski demikian, keterlibatan Korut di Olimpiade Musim Dingin nyatanya tidak sepenuhnya diterima oleh khalayak setempat. Saat kontingen Korut tiba di negara itu, diketahui terjadi demonstrasi yang menentang Kim Jong-un dan menyuarakan bahwa Kim layak dihukum mati. Bahkan setelah Korsel menerima Korut, dilaporkan angka polling popularitas Presiden Korsel Moon Jae-in turun hingga 60 persen pada bulan ini.

img_title Xi Jinping Buat Komitmen Penting Saat Bertemu Kim Jong Un, Apa Isinya?

Namun pemerintah Korsel menekankan bahwa keterlibatan Korut dalam Olimpiade Musim Dingin adalah langkah penting demi mewujudkan perdamaian di semenanjung yang selama ini dihantui ancaman uji coba nuklir dan rudal balistik antarbenua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sudah memikirkannya dengan matang dan yang terbaiklah yang harus dilakukan,” kata Menteri Luar Negeri Korsel Kang Kyung-wha merespons kontra yang bermunculan sebagaimana dilansir laman Telegraph saat dia hadir di forum World Economic Forum di Davos, Swiss.

img_title Korut Kembangkan 'Senjata Bawah Air Rahasia'

Terpuruk

Sejak disanksi oleh PBB selama setahun terakhir, bukan rahasia kondisi Korea Utara mulai terpuruk. Negara itu mengakui bahwa isolasi ekonomi telah membuatnya kehilangan sumber penerimaan yang signifikan.

img_title Xi Jinping Dikabarkan Bakal Kunjungi Korea Utara Pekan Depan

Bahkan kondisi itu semakin buruk setelah AS berhasil melobi PBB menjatuhkan lingkup sanksi yang lebih luas kepada Pyongyang. Korut yang selama ini bisa menjual tambang batu bara dan mineral serta berbagai komoditas ke negara lain harus kehilangan pasar lantaran PBB melarang negara-negara anggotanya melanjutkan transaksi dagang dengan Korut.

Kapal-kapal dagang Korut juga tidak diperbolehkan masuk dan bersandar di pelabuhan internasional. Selain itu, negara-negara PBB diingatkan tak menerima para pekerja migran yang berasal dari Korea Utara.

Kondisi Kim Jong-un yang kesulitan keuangan itu diungkap oleh sumber elite dari China yang diketahui memiliki jaringan kepada para pejabat Korut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka menyebutkan bahwa uang yang diwariskan oleh ayah Kim Jong-un yang biasa disebut dengan cadangan dana lumpur, sudah semakin menipis. Ambisi Kim melakukan pengayaan nuklir dan menciptakan senjata-senjata baru telah menguras kas negara itu. Sayangnya pengeluaran besar tidak berbanding lurus dengan penerimaan negara yang penduduknya banyak yang menderita malnutrisi itu.

Sumber elite China menyebutkan, kondisi ini yang membuat Kim akhirnya melunak dan mau tak mau harus mulai membicarakan kembali ide bersatu dengan Korsel. Termasuk memulai langkah partisipasi di Olimpiade Musim Dingin.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut