Ketika BUMN Konstruksi Kelebihan Beban
- Tim Komunikasi Presidenn
"Enggak lama (proses evaluasi), paling seminggu sampai tiga minggu,” ujarnya.
Basuki menambahkan, hasil evaluasi yang telah dilaporkan dan disusun oleh KKK akan diberikan kepada pemilik, atau penanggung jawab proyek masing-masing kementerian. Sehingga, pengawasan pengerjaannya bisa lebih ketat di masa depan.
Kemudian, berkaitan dengan sanksi untuk perusahaan BUMN akan diserahkan kepada Menteri BUMN Rini Soemarno sebagai pemegang kendali BUMN.
"Bu Menteri BUMN yang memberikan sanksi dan para penanggung jawab proyek, baik itu kapro (kepala produksi)-nya, GM (general manager)-nya, pengawasnya nanti oleh Menteri BUMN. Pasti ada sanksi," tegasnya.
Baca juga: Diduga Maladministrasi Proyek, Ini Jawaban Waskita Karya
Terkait dengan beberapa proyek yang kejar tayang dan akan digunakan pada tahun ini, seperti infrastruktur Asian Games, Budi meyakini, penegerjaannya bisa dituntaskan sesuai dengan target. Karena, hanya sebagian kecil yang belum selesai.
"Kalau saya kira, Asian Games kan untuk venue-venue kan sudah siap semua. Beberapa yang masih ada tinggal sedikit. Lalu, LRT Palembang, sudah. Saya kira sudah teratasi," tambahnya
Sementara itu, Menteri Rini menambahkan, khusus untuk proyek-proyek yang akan mendukung pelaksanaan Asian Games 2018, akan diprioritaskan untuk segera dievaluasi. Sehingga, bisa segera dilanjutkan.
"Ada yang diprioritaskan, seperti LRT kan didahulukan (evaluasinya), karena ini suatu hal yang ingin kita selesaikan," ungkapnya. (asp)