Darurat Ganjil Genap di Jalan Tol

Peraturan Ganjil/Genap Resmi Diberlakukan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Macet di jalan tol imbas dari banjir di kolong tol Kalimalang

img_title Catat, Tarif Tol Jakarta-Cikampek Bakal Naik Rp5.000-10.000

Kepadatan kendaraan di Jalan arteri Kalimalang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bambang mengungkapkan, setiap kebijakan yang diambil tentu memiliki sebuah risiko. Namun, sekali lagi apa yang diterapkan oleh BPTJ adalah sebuah solusi di tengah tidak beranjaknya kemacetan di jalan tol sejak lama.

img_title Mudik Dilarang, Jasa Marga Tutup Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Menurut dia, kebijakan tersebut dilakukan untuk melakukan distribusi kemacetan yang selama ini terjadi di Bekasi. Dan Berharap masyarakat dapat mau beralih ke moda angkutan umum bus TranJabodetabek.

Selain itu, kebijakan yang diambil pada 12 Maret 2018 nanti adalah kebijakan yang sementara di tengah proses pembangunan sejumlah infrastruktur transportasi massal yang dibangun di samping jalan tol Jakarta-Cikampek.

img_title Kemenko Maritim: Penutupan Jalan Tol Jabodetabek Tunggu Pemda

"Jadi kalau ada yang bilang untuk mendorong orang beralih ke Tol Becakayu yang mahal itu jelas salah. Karena memang itu dampak dan beban berpindah, tapi kami tidak ada niat untuk paksa ke tol itu," tegas Bambang kepada VIVA.

Ia juga mengungkapkan, jika ini tidak segera diatur, tentu kondisi ini akan semakin stag di tengah terus pertumbuhan ekonomi yang mulai melebar ke daerah. Hal itu tentunya sangat merugikan masyarakat dari sisi ekonomi.

Saat ini kecepatan kendaraan di jalan tol Jakarta-Cikampek dari pintu Tol Bekasi ke Jakarta rata-rata hanya mencapai 32,34 km per jam dengan waktu tempuh 116 menit.

Sementara itu, jika nantinya menerapkan kebijakan ganjil genap maka kecepatan kendaraan dapat ditempuh lebih cepat dengan rata-rata kecepatan sebesar 48,45 km per jam dan waktu tempuh berkurang menjadi 83 menit.

Bisa Diterapkan ke Daerah Lain

Sementara itu, penerapan aturan ganjil genap di pintu tol Bekasi Timur dan Barat mendapat tanggapan positif dari pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna.

Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan terobosan baru dalam mengatasi kemacetan yang sudah menahun di Bekasi dan Jabodetabek secara keseluruhan. Penerapan itu diharapkan bisa juga ditularkan ke wilayah lain.

"Ya ini sebetulnya terobosan yang sangat baik dari pemerintah untuk atasi kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek yang setiap hari terjadi," tegas Yayat saat dihubungi VIVA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Tol Jagorawi

Kepadatan kendaraan di tol Jagorawi

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut