Urban Legend Antara Mitos dan Fakta
- theoccultmuseum.com
VIVA – Urban legend atau legenda urban menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat sejak lama. Bahkan sebagian penduduk bumi menyakini kebenaran dari kisah tersebut.
Tak hanya di Indonesia, setiap negara di penjuru dunia memiliki legenda urban yang diyakini nyata hingga ceritanya dipelihara dan diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Contoh legenda urban dari Tanah Jawa yang kisahnya populer dan diyakini benar ada ialah Si Manis Jembatan Ancol.
Kisah tersebut lahir pada zaman Hindia Belanda pada awal abad 19 di Batavia yang kini bernama Jakarta. Legenda menyebutkan bahwa Si Manis Jembatan Ancol itu dahulunya adalah wanita muda dengan paras menawan yang baru menginjak usia 16 tahun dengan nama Siti Ariah.
Karena pesonanya, banyak pria 'hidung belang' ingin meminangnya. Namun dia melarikan diri dari kejaran pria kaya raya yang mata keranjang. Siti tewas saat memberikan perlawanan dan jenazahnya dibuang di area persawahan, yang jaraknya sekitar 400 meter dari Jembatan Ancol.
Sejak itu, banyak cerita mistis di sekitar wilayah itu. Konon kerap ada penampakan gadis manis yang diyakini sebagai hantu Siti Ariah. Sosok itu akhirnya dijuluki sebagai Si Manis Jembatan Ancol. Â
![]()
Apa itu legenda urban?
Soal definisi legenda urban, banyak versinya. Menurut Wikipedia, legenda urban adalah sebuah mitos atau legenda kontemporer yang kerap dipercaya sebagai sebuah kebenaran. Legenda ini kebanyakan terkait dengan kisah misteri, horor, mengerikan, humor hingga kisah moral. Dan legenda urban tidak selalu kisah bohong, tetapi seperti kisah yang disebarkan dari mulut ke mulut dan kadang disampaikan secara hiperbola sehingga menjadi sensasional.
Berdasarkan penelitian antropologi dilansir dari anthropology.iresearchnet, legenda urban adalah kisah-kisah fantastis yang menyebar luas di seluruh dunia dan diulang-ulang. Kisah ini diceritakan oleh saksi atau berdasarkan fakta di masa lalu.
Kendati legenda urban dipandang sebagai manifestasi modern, dalam hal struktur dan peran, mereka tidak selalu berupa legenda perkotaan. Mereka adalah cerita rakyat yang populer dan menyebar dari individu ke individu lainnya. Hal ini membuat dunia pendidikan tertarik dengan legenda urban mulai paruh pertama abad ke-20, di mana muncul studi perbandingan antara pengetahuan dan budaya rakyat atau disebut folklorists.