Urban Legend Antara Mitos dan Fakta
- theoccultmuseum.com
Ada dua orang yang menyebarkan istilah legenda urban. Pertama adalah Richard Mercer Dorson, yang menyebutkan istilah tersebut dalam bukunya American Folklore yang diterbitkan tahun 1959. Dia menulis tentang legenda di kota besar dan legenda mahasiswa. Sementara satu orang lainnya adalah murid Dorson, Jan Harold Brunvand, yang mempopulerkan penelitian kontemporer tentang legenda urban dengan serangkaian publikasi dari legenda urban Amerika, dimulai pada tahun 1981 dengan The Vanishing Hitchhiker: American Urban Legends and their Meanings.
Tidak seperti legenda tradisional, legenda urban dilaporkan sebagai peristiwa kontemporer, di mana saksi menceritakan sebuah cerita yang benar-benar terjadi. Meskipun legenda urban menyebar ke seluruh wilayah, namun cerita yang mendasarinya tetap tidak berubah. Dan kendati legenda urban mungkin memiliki sedikit kebenaran, namun ada juga yang jauh dari kisah lokal dan ditambah-tambahkan karena untuk melokalisasi legenda itu.
Salah satu ciri sebuah legenda urban terletak pada akhir cerita yang aneh tapi tampak masuk akal, sehingga diambil sebagai kebenaran. Legenda ini sering mencampur humor dan horor, membangkitkan rasa moralitas atau kecemasan tersembunyi untuk menyentuh empati.
![]()
Antropolog Yopie Septiadi mengatakan, bahwa legenda urban adalah cerita mistis yang dipercaya ada (termasuk dengan risikonya jika melanggar pantangan), yang ada di masyarakat kota. Menurutnya, legenda urban terdiri atas cerita yang dipengaruhi oleh budaya asal (asli) masyarakatnya meski mereka tinggal di lokasi berbeda. Jadi, cerita tersebut dibawa dalam pikiran atau pengetahuan mereka.
Kedua, cerita yang muncul dari kehidupan di kota itu sendiri. Biasanya dikaitkan dengan peristiwa tragis atau diketahui banyak orang. Misalnya, ada peristiwa ditemukannya mayat perempuan korban pemerkosaan yang dibuang di suatu jalan raya dan hal ini menjadi potensi munculnya legenda urban. Arwah mayat tersebut tidak tenang, sehingga mengganggu pengendara motor atau mobil yang melintas pada waktu tertentu dan supaya tidak diganggu, mereka membunyikan klakson.
"Dengan demikian, ada kalanya urban legend mengikuti konsep takhayul dalam ilmu folklore, yaitu pantangan (jika) dilanggar akan berakibat dan convertion, yakni cara atau siasat supaya terhindar dari akibat," katanya kepada VIVA, Selasa, 20 Maret 2018.