Awas Candu Digital Pornografi

Ilustrasi pornografi.
Sumber :
  • REUTERS/Stoyan Nenov

"Kami menemukan bahwa potensi pornografi VR membuka pintu bagi pengalaman seks yang tampaknya 'sempurna', namun nyatanya hanya sebuah skenario yang di dunia maya. Sehingga mendorong batas-batas, yang sangat eksplisit dan penuh kekerasan. Selain itu paparan konten ini juga berpotensi untuk menjadi adiktif dan lebih ekstrim dari waktu ke waktu."

img_title Marak Online Seks, Waspadai Ciri Anak Kecanduan Pornografi


3. Disfungsi ereksi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, para ahli juga mengingatkan bahwa kecanduan pornografi dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi dan dapat memadamkan hasrat seseorang dalam berhubungan seksual. 

img_title Seram, Konsumsi Pornografi Anak Paling Tinggi di Malaysia

Dilansir The Independent, Angela Gregory seorang terapis di Nottingham University Hospital mengakui adanya peningkatan jumlah pria muda yang mencari pengobatan untuk masalah disfungsi ereksi. Peningkatan disfungsi ereksi tersebut terjadi akibat kecanduan menonton film porno online.

Paparan gambar-gambar dan film porno disebut mengikis kadar sensitif pria sehingga mereka tak bisa cepat terangsang saat berduaan dengan pasangan mereka. Angela pun menyalahkan smartphone dan gawai yang menyediakan akses mudah menonton film porno.

img_title Bintang Film Porno Dibuat Babak Belur Eks Atlet Australia

Ilustrasi pria.

Pria yang kecanduan film porno tidak dapat menjadi terangsang secara seksual dengan pasangan, namun sebaliknya saat menonton film porno.

Pornografi dirancang memang untuk menarik perhatian. Para pemain sering melakukan hal-hal yang biasanya tidak diterjemahkan ke dalam kehidupan nyata. Para pria yang menonton dapat dikondisikan untuk jenis gairah seksual yang tidak terbawa ke dalam situasi seksual kehidupan nyata.

Seks teratur tidak lagi memenuhi harapan para pecandu film porno, sehingga seks yang dilakukan nyata justru malah menurunkan dopamin. Ini dapat menyebabkan sebagian pria tidak lagi 'dalam mood'. 

Selain itu, konsumsi film porno juga memicu mekanisme biologis yang mengendalikan hormon endorphin pada otak manusia, sehingga jika dilakukan terus menerus akan memunculkan 'ketagihan'.

Rasa ketagihan itulah yang memicu disfungsi ereksi dan rasa ketidaktertarikan pada seks yang nyata.


4. Tak tertarik berhubungan seks secara normal

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang ketagihan pornografi bisa jadi tidak lagi tertarik untuk berhubungan seks secara normal, karena yang ia bayangkan berbeda dengan kenyataan.

Dalam sebuah studi baru-baru ini, para ilmuwan menemukan bahwa pria yang sangat suka pornografi bisa mendapati diri mereka terperangkap dalam ilusi semu. Mereka tidak lagi tertarik melakukan hubungan seksual dengan orang lain saat mereka memiliki kesempatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut