Teror Hoax di Media Sosial

Ilustrasi media sosial.
Sumber :
  • REUTERS/Dado Ruvic

"Kami harus mengirim surat. Pelanggaran apa, ya, ini buktinya. Mereka harus tutup. Kalau enggak tutup kami harus mengajukan sanksi. Tapi, waktu mengajukannya pun kami enggak bisa sembarangan. Harus ada pelanggaran hukum," paparnya.

img_title Cek Fakta: Menkeu Purbaya Tarik Rp71 Triliun Anggaran MBG

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semmy menambahkan, Kominfo terus memberikan edukasi tentang informasi-informasi hoax. Menurutnya, belum tentu yang menyebarkan informasi salah ataupun tidak pantas itu paham tentang kebenaran informasi tersebut.

img_title Cek Fakta: Gibran Minta Ormas Kumpulkan Sedekah untuk Pembangunan IKN

"Jangan sampai teroris meraih kemenangan dengan menyebarkan secara sporadis lewat konten negatif. Paling buruknya adalah platform dijadikan tempat membangun jaringan baru bagi teroris itu sendiri," tutur Semmy.

img_title Cek Fakta: Erick Thohir Ancam Polisi Hentikan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Antara Benar dan Hoax

Tak hanya itu, VIVA juga menemukan tujuh pesan beredar yang cukup meresahkan di WhatsApp pascaledakan bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur. Berikut kami kumpulkan ketujuh isu yang beredar, baik yang benar maupun hoax.

1. Bom di Halaman Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur (Fakta)

Aksi teror kembali menyerang dengan menyasar Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin, 14 Mei 2018. Dari rekaman video CCTV yang beredar, pelaku menggunakan motor seraya membonceng seorang perempuan. Keduanya meninggal bersamaan dengan bom yang meledak di lokasi.

2. Bom di Gereja Paroki Santa Anna, Duren Sawit, Jakarta Timur (Hoax)

Setelah melakukan pengecekan di Gereja Santa Anna, Duren Sawit, Jakarta Timur, polisi memastikan kabar ancaman bom di tempat itu tidak terbukti. Karena itu, masyarakat diminta tidak menyebarkan berita bohong atau hoax.

"Itu hoax. Saya sudah ke lokasi, sudah cek, sudah disisir. Itu berita hoax. Tidak ada benda mencurigakan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Yoyon Tony Surya Putra.

3. Bom di Bandara A. Yani, Semarang, Jawa Tengah (Hoax)

Corporate Secretary Angkasa Pura I, Israwadi mengatakan jika barang yang diduga bom di Bandara Ahmad Yani, Semarang ternyata suku cadang eskavator milik seorang penumpang.

Namun begitu, penjagaan di bandara tetap diperketat dan personel keamanan serta patroli pun ditambah.

Akses jalan menuju Mapolrestabes Surabaya di Jalan Sikatan ditutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Bom di Satpas Colombo, Tanjung Perak, Surabaya (Hoax)

Berita hoax soal bom di kantor Satlantas Surabaya, atau tempat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satpas Colombo, Surabaya, Jawa Timur, sudah menyebar di dunia maya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut