Teror Hoax di Media Sosial

Ilustrasi media sosial.
Sumber :
  • REUTERS/Dado Ruvic

"Pakai akal sehat. Saya kalau mau melihat informasi, ya, dari media massa mainstream. Itu jauh lebih terpercaya. Isu besar juga akan diangkat apabila ada fakta pendukung. Enggak berani mengutip sesuatu tanpa fakta," tegasnya.

img_title Cek Fakta: Menkeu Purbaya Tarik Rp71 Triliun Anggaran MBG

Pada kesempatan terpisah, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia atau Mafindo menyoroti penyebaran berita palsu atau hoax di kalangan aplikasi chatting datang dari orangtua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trusted Media Summit 2018 yang diikuti 22 media untuk memerangi hoax

img_title Cek Fakta: Gibran Minta Ormas Kumpulkan Sedekah untuk Pembangunan IKN

Ketua Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menyebut akan sulit memberitahu para orangtua untuk menghentikan penyebaran berita tidak jelas ke anak-anak mereka.

"Misalnya, kita sebagai anak ngasih tau orangtua, ya, enggak bisa. Yang namanya anak ngasih tau orangtua itu sulit sekali. 'Kamu siapa, kamu saya yang didik,’" kata Septiaji, beberapa waktu lalu.

img_title Cek Fakta: Erick Thohir Ancam Polisi Hentikan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Menurutnya, untuk memberitahu orangtua tentang berita hoax butuh pendekatan yang out of the box. Ia mencontohkan, pemberitahuannya bisa lewat orang-orang dewasa yang dipercaya atau tokoh masyarakat dengan kredibilitas tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, anak secara sengaja untuk menasihati orangtua lewat mulut orang lain. Kesulitan untuk memberitahu atau mengubah pola pikir orangtua ataupun orang lain karena sebuah informasi yang salah itu akibat era digital yang kehidupannya menginginkan homogen, kesamaan pola pikir.

"Ketika orang ada di suatu echochamber. Ketika berada di satu grup WhatsApp di situ homogen. Wah, ini sangat rentan sekali untuk penyebaran berita enggak jelas. Dan, itu hanya bisa dilawan dengan perimbangan informasi untuk kelompok ini," paparnya.

Mantan pemain sepak bola Brasil, Roberto Carlos

Benarkah Legenda Brasil Roberto Carlos Memeluk Agama Islam? Ini Jawaban Terbarunya

Benarkah legenda Sepak bola Brasil Roberto Carlos memeluk agama Islam? Simak fakta terbaru setelah sang mantan bintang Real Madrid membantah kabar tersebut.

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut