Bangga Jadi Negara Teraman Kesembilan
- VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
Hasilnya, hitung-hitungan buah wawancara menyebut banyak responden menyatakan Indonesia masuk dalam kategori negara aman. Melansir CNN, hasil jajak pendapat itu didapat dari responden yang merasa aman keluar malam dan tidak merasa menjadi waswas akan tindak kejahatan di daerahnya.
Adapun tak masuknya Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat, karena warga di sana tak mempertimbangkan kedua faktor tersebut saat jajak pendapat berlangsung.
Indonesia Bangga
Torehan yang diberikan Gallup's pun disambut baik Republik ini. Utamanya dari pemangku kepentingan di sektor wisata. Sebab predikat baru ini dianggap berdampak positif untuk mendongkrak sektor pelancongan.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, predikat 10 besar negara teraman di dunia oleh Gallup Global Law and Order merupakan reputasi positif buat bangsa Indonesia.
"Tidak mudah jadi negara teraman dunia, karena itu menyangkut kepastian dan menjaga iklim investasi, sekaligus ekosistem di trade dan tourism. Tanpa keamanan, tidak mungkin semua itu bisa dijalankan optimal," kata Menpar Areif Yahya kepada VIVA, Selasa, 19 Juni 2018.
Menurutnya, bagi pariwisata, Security and Safety masuk dalam 14 pilar Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang disusun oleh World Economic Forum dan diakui dunia. Maka dengan makin amannya Indonesia, maka indeks itu akan semakin kuat, dan pengembangan pariwisata bisa semakin cepat.
"Kita sudah membuktikan, sampai erupsi gunung api pun, karena dinilai oleh wisatawan, saat ini aman dan pemerintah juga bisa menjamin aman, maka proses recovery setiap terjadi crisis juga cepat. Seperti Gunung Agung, Gunung Merapi, Bom Surabaya, Bom Sarinah, semuanya cepat recovery," katanya.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kemenpar, I Gde Pitana menambahkan, pihaknya merespons positif sematan baru yang dirilis Gallup's.
"Kita syukuri, yang menilai itu bukan kita, melainkan lembaga internasional yang kredibel," katanya kepada VIVA.
Menurut dia, hasil survei tersebut bisa dianggap pengakuan internasional akan keamanan Indonesia yang sebenarnya cukup bisa diandalkan. "Dan ini kita jadikan sebagai bahan memperkenalkan Indonesia di luar negeri."
"Bahwa ada kejadian-kejadian atau peristiwa kriminal, itu memang terjadi di mana-mana. Tetapi data menunjukkan bahwa Indonesia adalah 10 negara teraman di dunia," tutur dia.