Membentengi Bumi dari Tiga Asteroid

Ilustrasi Asteroid.
Sumber :
  • www.pixabay.com/TBIT

Asteroid tersebut melewati Bumi pada 4 Februari pada jarak yang relatif dekat dengan Bumi, yakni sekitar sekitar 2.615.128 mil (4.208.641 km). Untuk diketahui, jarak antara Bumi dan Bulan adalah sekitar 238.855 mil (384.400 km).

img_title Tanda Kiamat Menurut Ilmuwan

AJ129 2002 juga tercatat sebagai asteroid terbesar yang melewati Bumi pada tahun ini. Andaikata asteroid tersebut menabrak Bumi, maka secara cepat bisa berubah menjadi layaknya zaman es di lampau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untungnya, asteroid tersebut tidak menabrak Bumi. Lalu, pada 9 Februari, NASA memprediksi akan ada asteroid sebesar ikan paus melintas di dekat Bumi. Jarak lintasannya lima kali lebih dekat dibanding jarak Bulan ke Bumi.

img_title Pembunuh Planet Akan Menyapa Bumi

Asteroid bernama 2018CB itu akan melintas dalam jarak 64 ribu km dari Bumi dengan ukurannya 15 sampai 40 meter. Namun NASA mengumumkan bahwa asteroid ini tak membahayakan Bumi.

Peristiwa Chelylabinsk

img_title Bumi Punya Tameng Langit

Manajer Pusat Penelitian Obyek Dekat Bumi Laboratorium Jet Propulsi NASA, Paul Chodas mengatakan, asteroid sebesar ini tak biasanya mendekat ke Bumi. Kalau pun mendekat hanya satu atau dua kali dalam satu tahun.

Kendati sangat kecil ukurannya, tapi, kata Chodas, Asteroid 2018CB bisa lebih besar dibanding asteroid yang masuk ke atmosfer Chelyabinsk, Rusia, pada 2013 lalu.

"Peristiwa Chelylabinsk terjadi saat sebuah meteor berukuran panjang 17 meter masuk menghantam kawasan Pegunungan Ural," ungkap Chodas, seperi dikutip dari News.com.au.

Ia melanjutkan, ketika asteroid tersebut meledak di atmosfer, gelombangnya membuat 7.200 bangunan rusak, di mana sebagian besar merusak kaca dan melukai 1.500 orang.

Delapan hari kemudian atau 17 Februari, lagi-lagi sebuah asteroid berukuran raksasa sedang bergerak menuju Bumi. Kali ini, NASA mengklaim asteroid tersebut akan membahayakan kehidupan di Bumi. Batuan ruang angkasa tersebut diyakini memiliki lebar hingga 470 meter.

Mengutip Space.com, NASA menamai obyek asing tersebut "2017 VR12" dan terdaftar di situs "Earth Close Approach". Jika gambaran mengenai ukuran asteroid itu benar adanya, maka ada kemungkinan luas permukaannya mencapai 55 hektare.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gagal panen

Ukuran ini jauh lebih besar dari kediaman resmi Ratu Inggris Elizabeth II di Buckingham Palace, London, Inggris, yang luas bangunannya hanya sekitar 19 hektare dan kebunnya 40 hektare.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut