Busana Syar'i dan Cadar Bukan Sekadar Tren

Diana Nurliana
Sumber :
  • VIVA/ Adinda Purnama Rachmani

Akhirnya dari situ, Ambu berpikir harus punya brand pembanding, jadi lahirlah Taqiya.

img_title Inara Rusli Bercadar Lagi

Diakui Ambu,ia tertarik mendesain busana berniqab karena dia adalah desainer fashion pertama yang muncul dengan niqab. Beruntung, tanggapan orang positif tentangnya setelah brand barunya muncul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka tahu, produk yang dikeluarin itu tidak sembarangan. Kalau yang ada di pasaran kan, brand-brand niqab itu kurang memperhatikan kenyamanan, estetika orang berniqab itu asal ditutupin. Padahal, kan tidak seperti itu."

img_title Bahas Soal Istiqomah, Inara Rusli Balik Cadaran Lagi?

Ia pun meyakini, berniqab adalah bagian dari ibadah, untuk itu, dia tak mau sembarangan meluncurkan niqab. Dia ingin, niqab yang diluncurkannya selalu nyaman dipakai. "Ketika suatu saat merasa tidak nyaman, gimana kita mau enak dilihat. Jadi, misi dakwah aku itu, memperkenalkan jika memakai fashion seperti ini tidak berbeda dengan yang lain."

Diana Nurliana

img_title Cegah Kejahatan, Kazakhstan Larang Penggunaan Cadar di Tempat Umum

Meski Taqiya baru diluncurkan tiga bulan belakangan ini di 2018, Ambu punya impian, suatu saat ingin karya niqabnya ditampilkan secara privat di sebuah acara fashion show. “So far sih, aku belum kepikiran. Memang, baru ada sedikit keyakinan bahwa masih banyak cara untuk memperkenalkan brand niqab ini."

Meski baru berjalan tiga bulan, bisnis ini merupakan bisnis menjanjikan, Sebab, banyak kalangan artis yang loyal untuk jadi pelanggannya. "Banyak juga sih, dulu Zaskia Mecca dan Laudya Cintya Bella sebelum mereka punya label itu langganan kita. Umi Pipik, Indadari, seperti itu mungkin ya. Kalau untuk Taqiya, kemarin Ineke Koesherawati juga pesan. Pengacara dan pengusaha juga banyak yang memesan di KARA dan Taqiya."

Meski mulai terkenal Ambu tak mau menjual karyanya dengan harga mahal. Untuk produk Taqiya harga yang ditawarkan mulai Rp75 ribu sampai Rp325 ribu. Kalau untuk KARA Indonesia, paling murah di harga Rp150 ribu dan paling mahal Rp500 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika produk-produk dari KARA Indonesia lebih menampilkan busana dan fashion yang dinamis, untuk produk Taqiya, desainnya lebih berkonsep kepada ketaqwaan yang mencirikan orang soleh dan smart look.

"Karena, aku inginnya menonjolkan apa yang ada di dalam diri dari pada berlebihan dari luar."
 
Diakui pula oleh Ambu, desain yang paling banyak dicari dari karyanya adalah semua yang mencirikan Ambu sebagai desainer.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut