Taksi Terbang di Depan Mata

Ehang 184 saat mengudara.
Sumber :
  • Ehang

Setidaknya ada tiga perusahaan penyedia taksi terbang yang digandeng. Selain Ehang 184, ada juga Hoversurf Scorpion buatan Rusia, atau Volocopter VC dari Jerman.

img_title Pabrikan Mobil China Mulai Jualan Taksi Terbang

Regulasi Taksi Terbang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantaran bakal jadi sarana transportasi populer, sudah pasti dibutuhkan pengaturan lalu lintas udaranya. Hal inilah yang sudah dipikirkan Uber, selaku perusahaan teknologi transportasi yang turut serta fokus pada pengembangan bisnis taksi terbang.

img_title Taksi Terbang Siap Beroperasi, Wilayah Ini Jadi Lokasi Perdana

Uber tak sendiri, karena menggandeng NASA. Badan Antariksa Amerika Serikat itu dilirik untuk mengetahui bagaimana kendaraan transportasi terbang dapat masuk ke ranah lalu lintas udara di atas pusat perkotaan.

Uber dan NASA telah menandatangani perjanjian hukum ruang kedua untuk mengeksplorasi lebih jauh konsep dan teknologi yang terkait dengan mobilitas udara perkotaan (UAM) untuk memastikan sistem yang aman dan efisien di daerah padat penduduk.

img_title Mobil Terbang Pertama Resmi Masuk Jalur Produksi

Konsep taksi terbang Uber.Konsep taksi terbang Uber. Foto: Istimewa

Kesepakatan pertama berhubungan dengan pengembangan taksi terbang. Atau lebih dikenal dengan istilah UberAir, program ini segera bereksperimen di Amerika Serikat, di Kota Los Angeles, California dan Dallas, Texas serta di Dubai, Uni Emirat Arab.

Penerbangan demonstrasi pertama dijadwalkan untuk tahun 2020 dan transisi ke fase komersial pada 2023, bersamaan dengan Olimpiade 2028 di Los Angeles.

Perjanjian baru ini akan memungkinkan NASA untuk menilai dampak dari pesawat mini tersebut, yaitu pengiriman drone yang bisa lepas landas secara vertikal di lingkungan dengan kepadatan penduduk tinggi. NASA ingin memastikan bahwa mereka melakukannya dengan aman, dengan tingkat kebisingan yang minim, dan tanpa membebani sistem kontrol lalu lintas udara nasional yang sudah ada saat ini. Demikian seperti dilansir situs berita Rusia, RBTH.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara khusus, di Pusat Penelitian Bandara Internasional Dallas-Fort Worth, NASA akan menggunakan data transportasi Uber untuk menyimulasikan pergerakan pesawat kecil saat terbang di atas wilayah bandara. Analisis simulasi ini akan mengidentifikasi masalah keamanan ketika pesawat baru ini akan mengudara dalam sistem kontrol lalu lintas udara yang sudah kelebihan beban.

Untuk memahami pentingnya penelitian ini, perlu dicatat bahwa di Amerika Serikat, penerbangan bisnis dan transportasi helikopter adalah dua pasar yang sangat maju, sehingga lalu lintas udara di kota-kota besar AS sangat kompetitif.

Geely Coolray

Geely Ubah Strategi di Indonesia

Geely tidak hanya memamerkan lini kendaraan listrik, tetapi juga memperkenalkan Geely Coolray sebagai SUV bermesin pembakaran internal atau ICE pertama mereka di RI.

img_title
VIVA.co.id
20 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut