Melarang Gerakan #2019GantiPresiden

Relawan Nasional dalam sesi rekaman video lagu #2019GantiPresiden
Sumber :
  • Instagram Mardani Ali Sera

MUI dinilai punya pertimbangan dengan mengeluarkan imbauan larangan #2019GantiPresiden. Elite Nasdem yang juga Ketua DPW Jabar, Saan Mustofa mengatakan pernyataan tersebut merujuk gerakan #2019GantiPresiden dinilai lebih banyak mudaratnya.

img_title Masa Tenang 14-16 April, Seluruh APK Wajib Ditertibkan

"MUI mempertimbangkan bahwa acara itu banyak mudaratnya, ketimbang manfaatnya,” ujar Saan di Bandung, Minggu 5 Agustus 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

#JokowiDuaPeriode Boleh

img_title Di Lampung, Masyarakat Saweran Duit untuk Sandi

Aksi bela bangsa #2019GantiPresiden yang dibatalkan di Yogya.

Secara konstitusi, gerakan #2019GantiPresiden dinilai tak ada masalah. Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis mengatakan gerakan #2019GantiPresiden sama dengan seruan #JokowiDuaPeriode. Kedua gerakan ini dinilai sama posisinya dan sah.

img_title Perkuat Dukungan, Prabowo Dijadwalkan Kampanye di Malang

"Dua-duanya sah dan punya posisi yang sama," ujar Margarito kepada VIVA, Minggu, 5 Agustus 2018.

Bila ada anggapan gerakan #2019GantiPresiden keliru dan melanggar maka menurutnya justru janggal. Sebab, dalam aturan tak ada yang menekankan pelanggaran. Terkecuali mungkin bila nanti sudah memasuki tahapan kampanye.

"Kenapa #2019GantiPresiden dilarang? Ini yang aneh. Wong JokowiDuaPeriode enggak masalah kan," kata Margarito.

Baca: Mustofa: Neno Warisman Dipersekusi, Aksi #2019GantiPresiden Membesar

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan Misbah ikut memberikan penjelasan. Menurutnya, gerakan #2019GantiPresiden yang sujdah marak dengan kaos hingga gelang tak melanggar. Sebab, dalam gerakan tersebut tak ada figur yang diusung.

"Itu kan belum ada paslon capres dan cawapres. Belum ada penetapan," ujar Abhan, Minggu, 5 Agustus 2018.

Menguat di Jabar

Persaingan menuju Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 memang menjadi faktor utamanya. Elite PDI Perjuangan tak menampik persaingan ini. Apalagi Jokowi di Pilpres 2014 takluk karena kalah suara di Jawa Barat.

Baca: PDIP Mulai Risih #2019GantiPresiden Menguat di Jabar

Pertemuan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto.

Foto: Rivalitas Jokowi melawan Prabowo di Pilpres 2014.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Barat, TB Hasanudin menjelaskan, gerakan #2019GantiPresiden adalah bentuk kampanye. Seharusnya, gerakan ini dilakukan saat tahapan Pilpres sudah diberlakukan. Sementara, dorongan gerakan ini sudah mulai kencang di Tanah Pasundan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini keliru. Kan belum kampanye. Enggak perlu deklarasi ke berbagai daerah. Harus diperjelas makanya ini kan," ujar TB, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan mengacu dinamika saat ini, tahapan Pilpres 2019 berpotensi akan memanas. Merujuk belum ada capres serta cawapres, gesekan politik sudah terasa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut