Perang Diskon Mobil Tak Kunjung Usai

Mobil Konsep Suzuki Jimny di GIIAS 2018, Booth Suzuki
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Lina memastikan, TAM tidak memberikan rekomendasi diskon selama pameran, termasuk mengatur batas atas dan bawahnya. Maka itu, Toyota, diakui Lina, ingin mengubah image GIIAS mulai tahun ini, di mana pameran otomotif bukan sebagai ajang jualan melainkan sekadar pameran dan memberi edukasi produk kepada masyarakat.

img_title Dua Mobil Sejuta Umat Dapat Diskon di GIIAS 2025

"Kami ingin membalikkan fungsinya, ajang jualan itu moving exhibition seperti di mal, karena itu benar-benar ditargetkan. Jadi, meski ada target, tapi tujuan kami hanya ke image produk, pendidikan, dan wawasan," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Over Produksi

img_title Diskon Besar-Besaran Dorong Rekor Penjualan BYD dan Geely

Apa yang dilakukan para merek-merek otomotif tentu bermuara pada satu tujuan. Yakni terdongkraknya penjualan. Ya, diskon yang diberikan jorjoran hampir semua merek otomotif bertujuan untuk merangsang para pengunjung membeli kendaraan baru.

Berdasarkan data yang dihimpun redaksi, fenomena diskon gede-gedean sudah berlangsung sejak 2014, untuk mengatasi tren penurunan penjualan. Diskon terkadang semakin menggila seiring jebloknya penjualan.

img_title Terpopuler: Pesta Diskon Mobil GJAW 2024, Bedanya MPV Mewah Maxus

Maka itu, selain diskon, APM kemudian menawarkan paket-paket menarik saat pembelian. Berbagai bonus diberikan untuk menggaet konsumen, seperti paket cicilan menarik hingga aksesori.

Penguatan data disampaikan laporan RHB Securities Indonesia. Dalam laporan mereka, diskon getol dilakukan banyak merek otomotif lantaran ada situasi yang membuat mereka melakukan hal demikian.

Pertama, industri mobil tengah menghadapi kelebihan kapasitas beberapa tahun terakhir. Pemicunya karena penambahan kapasitas produksi lebih besar dari kenaikan penjualan, hingga menyebabkan oversupply.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi persaingan di pasar mobil makin ketat dari tahun ke tahun. "Keadaan itu membuat perang diskon mobil bakal terus digelar dalam dua tahun ke depan. Itu tentu jadi risiko utama emiten otomotif, seperti Astra. Karena diperparah oleh kelebihan pasokan yang bisa terus berlangsung hingga 2020,” tulis RHB Securities Indonesia, baru-baru ini.

Meski demikian, Astra diprediksi masih tetap akan memimpin pasar mobil domestik. Ini berkat banyaknya jaringan diler yang dimiliki serta layanan purnajual yang kuat.

Booth QJ Motor di IIMS 2026

Terpopuler: Motor Baru di IIMS 2026, Perubahan Gaya Pakai EV, hingga Diskon Mobil LCGC

Topiknya mulai dari pilihan motor baru di IIMS 2026, perubahan cara masyarakat menggunakan mobil listrik, hingga deretan diskon mobil LCGC selama pameran.

img_title
VIVA.co.id
13 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut