Jalan Baru Manusia ke Bulan
- www.esa.int
Betapa pun temuan es itu menjadi terobosan studi di Bulan, namun Metzger mengingatkan masih ada masalah yang paling penting, yaitu peneliti belum cukup mengetahui jenis es di permukaan Bulan saat ini. Apakah es di satelit Bumi itu adalah golongan es salju kerucut, blok padat, tanah kering yang tercampur es murni atau jenis yang lain.Â
Makanya NASA kini harus fokus dengan misi utama untuk mempelajari dan meneliti lebih lanjut, bagaimana es itu tercipta.Â
Soal untuk mengetahui jenis es di permukaan Bulan, Metzger menjelaskan, ilmuwan perlu menjalankan robot di permukaan Bulan dan mengukur es tersebut secara fisik.Â
Masalah lainnya yakni pada kedalaman berapa deposit es di bawah permukaan Bulan. Jika terdapat es yang cukup di permukaan -ketebalan beberapa milimeter- air itu mungkin dapat diakses sebagai sumber daya untuk misi manusia ke Bulan di masa depan.
Metzger yang merupakan salah satu pendiri laboratorium pengembangan teknologi untuk studi permukaan Bulan dan objek antariksa lain itu menjelaskan, pengukuran baru terkait berapa banyak air dalam deposit es permukaan Bulan. Dia mengatakan, berbasis model fisika menunjukkan, konsentrasi deposit es bisa mencapai kedalaman beberapa meter.Â
Setelah memastikan berapa kapasitas deposit es, tantangan ilmuwan yakni bagaimana cara mengeksplorasi es tersebut.Â
Ada beberapa uji coba dan estimasi yang matang mengekstrak es Bulan yang dilakukan beberapa penelitian.Â
Metzger menjelaskan, bersama timnya sudah mengembangkan konsep untuk mengekstrak es dan menganalisis ekonomi berdasarkan jenis perangkat keras yang akan dibutuhkan.    Â
Timnya juga sudah melakukan pemodelan komputer ekstraksi es Bulan dengan metode termal, yakni dengan merendam panas ke tanah Bulan, sehingga es berubah menjadi uap dan berdifusi keluar dari tanah, setelah itu dipanen.
Selain itu, Colorado School of Mine telah mengembangkan perangkat keras apa yang dibutuhkan serta biaya operasi ekstraksi es Bulan. Studi sekolah pertambangan itu menunjukkan, ekstraksi es Bulan bisa dilakukan dengan wajar secara bisnis. Tapi, lembaga itu menekankan agar lebih layak sebaiknya NASA harus dilibatkan menjadi mitra utama.Â