Fakta di Balik Kontroversi MSG 

Ilustrasi garam, MSG dan gula.
Sumber :
  • Pixabay/Stocksnap

Prof. Hardinsyah, MS, PhD mengatakan, berdasarkan berbagai penelitian, MSG dinyatakan aman. Bahkan menurut Permenkes No 72 Tahun 1988, MSG termasuk dalam bahan tambahan pangan yang digunakan untuk menambah atau mempertegas rasa dan aroma. Permenkes ini kemudian diperbaiki kembali ke dalam Kepmenkes No 33 Tahun 2012.

img_title Cara Membuat Soto Ayam Bening Rumahan Tanpa MSG, Tetap Gurih dan Enak!

MSG merupakan garam natrium dari asam glutamat berupa serbuk kristal berwarna putih dengan sifat tidak berbau dan mudah larut dalam air. Dan ternyata, glutamat ini secara alami juga terdapat di dalam berbagai bahan makanan seperti daging, ikan, brokoli, dan air susu ibu (ASI)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hardinsyah memaparkan, glutamat memiliki sejumlah kegunaan. Di antaranya adalah sebagai pembentuk otot.

img_title Meluruskan Persepsi Dan Menguak Rahasia MSG Melalui Demo Masak Bersama P2MI

"Otot terdiri dari asam amino, sepertiga dari otot adalah asam amino. Asam amino ada dalam glutamat yang penting untuk membentuk protein. Kalau tidak ada protein tidak bisa membentuk otot," kata Hardinsyah.

MSG.
 
Selain itu, glutamat juga bisa mengubah bentuk asam amino lain, seperti aspartat dan arginin yang diperlukan oleh tubuh. Glutamat juga bisa menghasilkan energi dan glukosa, terutama ketika usus bekerja dan membutuhkan energi, ia mengambil dari  sumber yang terdekat, yaitu glutamat.

img_title Cara Kurangi Risiko Terkena Hipertensi, Rumus Ini Bisa Dicoba!

Manfaat lainnya adalah glutamat bisa mengaktivasi penyampaian pesan antar neuron atau saraf. Di dalam otak, terdapat jutaan neuron yang saling berhubungan. Glutamat berperan dalam mengaktivasi pesan antar neuron tersebut.

"Glutamat juga berfungsi untuk pembentukan sel imun limfosit dan butir darah merah," imbuh Hardinsyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan penelitian Yamamoto dari Jepang, MSG tidak hanya aman, tapi juga bisa mempercepat pencernaan makanan sumber protein. Misalnya, daging biasanya dicerna dalam waktu 3,5 jam, namun dengan MSG hanya butuh waktu 2,5 jam saja. Di samping itu, Yamamoto juga mengatakan jika MSG juga bisa menggugah selera makan.

Lebih lanjut ia menyebut soal efek samping mecin. "Satu-satunya dampak konsumsi mecin berlebih justru rasa masakan yang menjadi eneg. Selain itu ada beberapa yang sudah ditambahkan komposisinya dengan garam, justru yang diwaspadai adalah takaran garamnya," tutupnya. (ren)

Ilustrasi MSG.

Diet Rendah Sodium: Ganti Garam dengan MSG? Pahami Fakta Bahaya MSG

Mau diet rendah sodium tanpa rasa hambar? Strategi ganti garam dengan MSG efisien. Pahami fakta bahaya MSG dan 5+ bahan alami penggantinya. Baca selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
2 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut