Fakta di Balik Kontroversi MSG
- Pixabay/Stocksnap
Laporan ini kemudian menjadi dasar berkembangnya anggapan bahwa MSG merupakan faktor pemicu. Penelitian lain kemudian berlanjut, salah satunya yang dilakukan Woods RK dkk pada 12 pasien rawat jalan yang melaporkan serangan asma setelah mengonsumsi MSG. Penelitian dilakukan dengan memberikan MSG dosis tinggi dengan kontrol lebih baik dari beberapa penelitian sebelumnya. Hasilnya, tidak terjadi reaksi asmatik seperti yang dilaporkan pada penelitian sebelumnya.
3. Mecin memicu kanker?
MSG merupakan salah satu bahan tambahan makanan yang secara pro-kontra dianggap sebagai karsinogen. MSG diduga berperan dalam pertumbuhan dan invansi tumor otak melalui mekanisme aktivitas peningkatan reseptor glutamat di daerah sekitar tumor. Selain itu, MSG juga diduga memengaruhi proliferasi dan migrasi sel-sel tumor.
Di Indonesia, anggapan mengenai MSG sebagai penyebab kanker dituliskan oleh DR. Iwan T. Budiarso seorang dokter hewan yang pernah dimuat di sebuah media cetak. Beliau merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh peneliti Jepang Matsumoto, Sugimura dan Sato, juga Takayama ditahun yang berbeda. Penelitian itu dilakukan dengan membakar ikan pada suhu 300-400 derajat celsius hingga menjadi arang.Â
![]()
Setelah diekstraksi akhirnya ditemukan zat aminomethyl dipyridoimodazole Glu-P1 dan amino dipyridoimodazole (Glu-P2) yang disuga menyerupai senyawa MSG. Singkatnya, zat tersebut diberikan pada tikus dan menimbulkan kanker. Namun lagi-lagi penelitian ini masih belum bisa membuktikan hubungan zat karsinogen dan kanker. Selain itu belum juga terbukti bahwa Glu-P berasal dari MSG. Sebab, berat molekul MSG lebih rendah dari Glu-P.
Pakar Onkologi Prof, DR.Dr.Aru W Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP dalam buku 'Monosodium Glutamat, How To Understand it Properly' menyebut bahwa tidak ada kaitannya antara MSG dan kanker. Selain itu menurutnya penggunaan MSG dalam makanan tidak berbahaya.
"Kontroversi masih ada walaupun food and drug administration (FDA), badan pengawasan makanan Amerika dan beberapa lembaga sejenis di dunia termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia menyatakan MSG aman. Selain itu kanker dan MSG juga tidak ada kaitannya."
Bisa Bikin Sehat