Uang Kripto Dilarang, Kenapa Terus Tumbuh?
- Raden Jihad Akbar/VIVA.co.id
Apa yang memengaruhi nilai cryptocurrency?Â
Kalau sekarang regulasi. Yang bikin harga sempat jatuh, itu karena OJK nya Amerika Serikat mem-purpose ini untuk jadi investasi dari perusahaan, mau reksa dananya lah atau apalah. Â
OJK nya AS itu, ada suatu momen dia di Juli sudah mau ketok palu dan rumornya itu responsnya positif. Setelah itu di-postpone ke Agustus, dan di Agustus di-postpone lagi. Jadi muncul ketidakpastian itu lah yang buat harganya turun. Selain itu, fluktuasi dolar AS juga berpengaruh. Karena cryptocurrency itu kan kita patokannya dolar ASÂ
Keamanan investor cryptocurrency bagaimana?
Yang paling bahaya kan di kripto itu ketika dia mendapatkan akses dari dompet investor itu, dan bisa mengirimkan koin ke luar.Â
Jadi pas kita mau login (Di marketplace) itu kita butuh namanya On Time Password (OTP). Asumsikan OTP berhasil dilewati pembobol dompet. Ketika dia kirim koin ke luar, kami kirim lagi e-mail verifikasi ke pemilik dompet, dan dia harus konfirmasi.Â
Setelah dia atau investor tekan pun dalam jumlah besar ada approval kita, ada notifikasi jumlahnya sekian besar kalau kita cek gak ada keanehan kita keluarkan. itu dari sisi klien.
Dari sisi Rekeningku, kalau ada yang berhasil masuk ke server perusahaan, kami ada yang namanya cold storage yang adalah tempat penampungan semua aset itu yang tidak ada sama sekali hubungannya dengan online, dan diakses cuma di perusahaan bisa dua orang.Â
Jadi kalau hacker masuk ke sistem pun nilainya gak seberapa besar yang besar itu ada di cold storage. Dan cold storage itu hingga saat ini enggak bisa ditembus orang karena itu offline.
Perizinan investasi cryptocurrency bagaimana sekarang?
Kami sih sudah bertemu dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapepti). Rencananya kan mau dimasukkan ke komoditas.Â
Yang masih sedikit rancu itu, komoditas itu kan jadi acuan investasi. Sedangkan di koin tertentu itu ada utilitas karena ada kegunaannya, katanya kalau di Bappeti itu masih rancu.Â