Wawancara CEO Rekeningku.com, Sumardi Fung

Uang Kripto Dilarang, Kenapa Terus Tumbuh?

CEO Rekeningku Sumardi.
Sumber :
  • Raden Jihad Akbar/VIVA.co.id

Uang Kripto sebagai alat pembayaran, bagaimana menurut Anda? 

img_title Prabowo Dorong Kerja Sama Investasi Indonesia dengan Rusia Lewat Danantara-RDIF

Di Indonesia tidak diizinkan. Kalau kami sih tidak keberatan dengan itu. Karena, jangankan cerita Bitcoin, emas aja tidak boleh jadi alat transaksi pembayaran.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misal kita ke sorum, Isuzu Panther ini Rp300 juta atau 0,3 kg emas. Kan enggak boleh. Itu sudah memang regulasi dan kami enggak masalah.

img_title Investasi Proyek CA-EDC Senilai US$800 Juta Bisa Perkuat Ketahanan Industri Nasional, Ini Alasannya

Di luar sih sudah dipakai transaksi pembayaran. Negara-negara yang open minded silakan saja. Seperti Jepang, Eropa, Korea Selatan, Amerika ya silakan aja. Sudah pakai, karena itu jauh lebih simpel.  

Apalagi susah dikontrol, kalau kita di border itu kan biasanya harus declare uang yang dibawa berapa. Kalau ini (uang kripto) bagaimana ngeceknya, di fisiknya enggak ada sama sekali. tapi di handphone-nya dia wallet-nya bisa aja nilainya ratusan miliar. 
 

img_title Kejar Ekonomi 6 Persen di 2027, Purbaya Targetkan Investasi Tumbuh 7 Persen
Aisar Khaled

Aisar Khaled Dipolisikan! Begini Awal Mula Kasus Perjanjian Investasi Rp5,7 Miliar

Persoalan antara agensi asal Indonesia dan influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, kini berlanjut ke jalur hukum. Pihak agensi resmi membuat laporan polisi.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut