Uang Kripto Dilarang, Kenapa Terus Tumbuh?
- Raden Jihad Akbar/VIVA.co.id
Di Otoritas Jasa Keuangan sendiri, ini kan ada utilitasnya bukan sekuritas enggak pure securitas. Masih dibahhas. Kami sih senang-senang aja kalau regulasinya jelas.Â
Nah Rekeningku sekarang kita belum ada izin khusus, baru SIUPÂ dan PT standar perusahaan. Kalau izin khususnya tidak ada, seperti peer-to-peer landing itu kan baru ada izinnya.Â
Menurut saya, ujung-ujungnya itu asosiasi yang merekomendasikan. Tapi saat ini kmi sudah ada sertifikat resmi dari asosiasi. Jadi posisi kita itu strategis lah. Kalau dari sisi regulasi sudah kelar perusahaan dan investor juga senang.
![]()
Bagaimana negara lain mengatur investasi model ini?
Kita mengacu pada beberapa negara seperti di Eropa, AS, Jepang dan Korea Selatan. Kalau sekarang sih mereka lebih ke sisi perusahaannya itu untuk mendapatkan izinnya jauh lebih susah.Â
Kaya di Jepang, itu 16 perusahaan marketplace itu maksimal, untuk urus izin lagi kurang lebih 2 tahun. Direksinya harus bagus, laporan keuangan bagus ada, modalnya yang disetor berapa, jadi lebih ke mengawasi perusahaan
Hal itu penting karena untuk menghindari misalnya, suatu perusahaan sudah mulai goyang keuangannya, akhirnya ambil duit dari dana nasabah. Jadi regulasi itu nomor satu.Â
Prospek ke depan?
Kekuatan blockchain masyarakat berpartisipasi. Kalau masyarakat berpartisipasi dapat apa? Pasti cryptocurrency. Kalau uang kripto itu yang akan diperjualbelikan terus, jadi bagus.
Tidak bisa dihindari 5 tahun ke depan blockchain adalah hal yang biasa dalam simpan data. Diaplikasikan di pemerintahan pun bisa banget.Â
Contohnya di AS. Mereka itu sudah mau diimplementasikan dalam voting. Sehingga pemerintah yang mengontrol KPU-nya. Agar tidak ada  'dititipin', karena sesuatu yang sudah ditanam tak bisa diubah, apalagi masyarakat sudah partisipasi.Â
Apalagi uang kripto itu jauh menggampangkan orang dalam berbagai hal, cuma banyak orang enggak ngeh. Di luar negeri sudah hal yang umum banget.Â
Contoh ya. Punya saudara di AS, terus mau transfer kebutuhan sekolah dan sehari-hari di sana, pakai bank itu ada biaya US$5 dolar dan kirim Senin sampai Rabu. Kalau pakai uang kripto, beli di sini kirim ke sana, lima menit kemudian sampai dan bisa tukar ke dolar AS langsung beres. Biayanya cuma 20 ribu doang tapi hitungan menit. Kan simpel banget.Â