Diabetes Ancam Remaja
- Pixabay/TesaPhotography
"Kalau kena diabetes harus atur pola makan. Orang diabetes boleh makan apa saja tapi harus terkontrol jumlahnya dan harus sesuai jam makannya, jangan tunggu lapar karena biar enggak dobel porsinya sehingga gula darahnya tinggi," kata dia.
Bukan hanya berdampak pada menurunnya kesehatan, dr. Sidartawan juga menyatakan bahwa diabetes yang menyerang usia dini juga berdampak pada kondisi yang serius.
"Komplikasinya bisa berdampak serius. Bisa ke jantung, gagal ginjal, gangguan penglihatan hingga depresi," ujarnya.
Dilansir web MD, VIVA coba merangkum dampak serius yang terjadi pada pasien diabetes usia dini, yakni remaja dan anak-anak.
1. Obesitas
Memang benar jika diabetes tidak langsung menyebabkan obesitas. Namun, pasien diabetes usia dini cenderung mudah merasa lemas dan bermalas-malasan, termasuk malas berolahraga. Dan hal inilah yang kemudian bisa menyebabkan kenaikan berat badan.
2. Gagal ginjal
Remaja yang menderita diabetes lebih rentan untuk terkena gagal ginjal karena diabetes akan menghambat kemampuan ginjal untuk menyaring racun atau bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh.
3. Kesehatan jantung menurun
Deposisi gula darah yang tinggi pada arteri akan menyumbat jantung dan membuat dinding pembuluh darah menebal. Oleh karena itu sirkulasi darah menjadi tidak lancar dan menyebabkan kesehatan jantung menurun.
4. Gangguan penglihatan
Saat berbicara tentang bahaya diabetes pada remaja, Anda tidak bisa menghindari masalah yang berkaitan dengan penglihatan. Sebab, diabetes akan menurunkan kesehatan pembuluh darah retina.
![]()
5. Depresi
Ketika seorang remaja terkena diabetes, tak jarang dia harus menghabiskan waktunya dengan minum obat-obatan atau suntikan. Dan hal ini bisa membuatnya mengalami depresi. Oleh karena itu, jika buah hati terkena diabetes, maka Anda juga harus mewaspadai hal ini.
Kenali Resistensi Insulin pada anak dan remaja
Bukannya tidak mungkin anak-anak dan remaja mengidap diabetes tipe 2. Sebenarnya sama seperti pada orang dewasa, diabetes tipe 2 pada anak dan remaja juga umumnya disebabkan oleh resistensi insulin.Â
Hormon insulin diproduksi tubuh oleh pankreas dan berfungsi mengolah serta mengatur kadar gula darah, artinya insulin tidak bekerja dengan semestinya. Anak dan remaja yang mengalami resistensi insulin harus memproduksi lebih banyak insulin dari orang normal supaya kadar gula darahnya teratur.