Kontroversi Usai Debat Kedua Pilpres
- VIVA/M Ali Wafa
![]()
Mantan gubernur DKI Jakarta itu lantas memperlihatkan sebuah benda berbentuk silinder yang dicurigai alat pengontrol yang terhubungkan dengan earpiece di telinganya. Benda itu sebenarnya hanya pulpen alias pena.
Menurut Jokowi, itu bukan alat pengontrol seperti yang dituduhkan di media sosial. "Ini pun kemarin ketinggalan di meja. Baru tadi dianukan (diberikan) ke saya. Ramai apa toh. Ampun, ampun ya Allah," katanya.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily menilai, tudingan Jokowi memakai alat bantu komunikasi muncul karena publik terkesima melihat Jokowi menguasai materi. Seluruh rakyat Indonesia juga menyaksikan dengan saksama bagaimana performa Jokowi. Ia menegaskan tuduhan itu mengada-ada.
"Tidak mungkin itu dilakukan karena KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan panelis juga terikat dengan pakta integritas yang telah dibuatnya. Kebiasaan Pak Jokowi selalu membawa pulpen ke mana-mana untuk mencatat. Masa bawa pulpen saja dicurigai?" kata Ace.
Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan, tidak ada yang menggunakan earpiece. “Setahu saya tidak ada yang menggunakan earpiece, yang ada keduanya menggunakan clip-on,” ujarnya saat dihubungi VIVA, Senin, 18 Februari 2019. (art)