Marhaban ya Ramadan, Puasa dan Kesehatan
- Pixabay
Syarat puasa: Kondisi penyakit dalam stadium ringan (stadium 1-3), tidak dalam keadaan kritis, tekanan darah terkontrol dan mendapat persetujuan dokter untuk puasa.
Menu yang dianjurkan: Makanan tinggi kalium seperti belimbing, seledri, wortel, melon dan pisang. Makanan yang mengandung saponin seperti tempe dan kacang-kacangan.
Menu yang tidak dianjurkan: Makanan olahan, junk food, makanan siap saji, karena mengandung banyak garam dan natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah.
3. Penyakit Jantung
Meski terkesan berisiko, pasien jantung masih diperbolehkan berpuasa. Dari penelitian yang dilakukan di Qatar selama 10 tahun terhadap 2.160 pasien jantung yang puasa, tidak ditemukan keanehan.Â
Dengan pola makan yang sama seperti orang sehat, jantung tetap berjalan dengan baik. Meski demikian, mereka harus tetap hati-hati dengan kondisinya.
Syarat puasa: Tidak sedang dalam pengobatan rawat jalan, bukan merupakan pasien serangan jantung mendadak ataupun gagal jantung akut.
Menu yang dianjurkan: Makanan dengan karbohidrat kompleks seperti beras merah dan havermut serta buah-buahan dan sayur yang mengandung banyak serat.
Menu yang tidak dianjurkan: Makanan dengan karbohidrat simpel seperti mi instan, daging merah dan makanan cepat saji.
![]()
4. Penyakit ginjal kronik
Puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin. Penghentian konsumsi air selama Puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 sampai 12 ribu ml osmosis/kg air.
Dalam keadaan tertentu hal ini akan memberi perlindungan terhadap fungsi ginjal. Pasien gagal ginjal kronik dapat menjalankan ibadah puasa dengan pengaturan makan yaitu pemenuhan kebutuhan energi 35 kkal/kg Bb dan protein 0,75 g/kg BB/hari. Sementara Cairan dibatasi sekitar 300 cc.Â
Syarat puasa: Mendapat izin dari dokter dan tidak dalam stadium berat.
Menu yang dianjurkan: Makanan rendah kalori seperti beras merah, makanan rendah kalium dan fosfat, konsumsi air tidak lebih dari 300 cc.
Menu yang tidak dianjurkan: Makanan tinggi kalium seperti produk susu, buah dan sayur. Makanan tinggi fosfat seperti daging merah, kacang-kacangan, cokelat dan gandum.