Menyoal Harga Tiket Pesawat Mudik
- ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Penurunan drastis
![]()
Mahalnya tiket pesawat domestik telah menyebabkan jumlah penumpang transportasi udara mengalami penurunan drastis. Kementerian Perhubungan mencatat permintaan akan penambahan penerbangan untuk arus mudik Lebaran 2019 mengalami penurunan dibanding tahun lalu.Â
Polana menuturkan, hingga saat ini, Kementerian Perhubungan baru menyetujui 400 extra flight atau penerbangan tambahan pada periode angkutan Lebaran tahun 2019.
"Secara keseluruhan baru 400 (extra flight), dibandingkan tahun lalu ada penurunan. Karena tahun lalu itu ada 700 yang kita setujui untuk penambahan jadwal penerbangan," katanya.Â
Berdasarkan posisi data per 27 Mei 2019, Ditjen Perhubungan Udara telah mengeluarkan 313 flight approval untuk rute domestik, sedangkan 47 flight approval untuk rute internasional. Extra flight akan terus bertambah sejalan dengan  permintaan maskapai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Â
Â
Meski begitu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memprediksi hal itu tidak akan berpengaruh pada pergerakan penumpang transportasi udara khususnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Bahkan, dia memperkirakan ada kenaikan sekitar tiga persen dibanding tahun lalu.
Namun, kenaikan ini lebih kecil dibanding arus mudik 2018 yang mengalami kenaikan 10 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Tidak ada pengaruhnya, bahkan diprediksi naik sekitar tiga persen dari angka tahun lalu," katanya di Terminal 1B, Bandara Soekarno-Hatta.
Pergerakan pada 2018 di Bandara Soekarno-Hatta tercatat kurang lebih sebanyak 3 juta penumpang, dan diprediksi mengalami peningkatan pada 2019 berkisar 3 persen atau sekitar 150 ribu penumpang.
Budi menyebutkan, terdapat penambahan pada pergerakan pesawat sekitar 1.470 per hari jelang musim mudik Lebaran 2019.
"Di mana pada hari biasa hanya ada 1.300 take off dan landing, sedangkan saat ini bisa naik 1 sampai 2 persen. Kita harapkan semua dapat berjalan dengan baik," ujarnya. (art)