Denda Batal Order Grab, Tak Sembarang Hukuman

Grab.
Sumber :
  • vstory

VIVA – Perkara cancel order ojek online barangkali merupakan hal yang dianggap sepele selama ini. Tinggal klik tombol di aplikasi, pemesanan langsung batal. Sebagian orang mungkin merasa tak bersalah setelah melakukannya. Toh, enggak kenal juga sama driver-nya.

img_title Perkuat Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota Bogor, PT KAI Gandeng Pemkot Bogor serta Gojek & Gopay

"Tapi saya sih, misalnya mau cancel order, komunikasi dulu sama driver. Namanya mereka kan kerja cari rezeki, kalau tiba-tiba kita ngebatalin order sepihak tanpa alasan yang bisa diterima, ya kurang tepat juga seperti itu," kata Mustika (bukan nama sebenarnya), pengguna layanan transportasi online yang bercerita pengalamannya membatalkan pesanan kepada VIVA, di Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mustika mengakui, pembatalan order ojek online yang ia lakukan, umumnya jika posisi pengemudi terlampau jauh sehingga membuat ia mau tak mau menunggu lama. Selain itu, kadang kala pelanggan juga terpaksa cancel order apabila driver tak responsif, di-chat enggak balas. Ditambah lagi posisinya di titik lokasi tak kunjung ada pergerakan. Ini yang biasa disebut sebagai driver PHP alias Pemberi Harapan Palsu.

img_title Menhub Dudy Dorong Aplikator Layanan Ride Hailing Terus Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Driver

Pembatalan pemesanan berdasarkan persetujuan pengemudi dan pelanggan, boleh dibilang fair. Namun, sepertinya calon penumpang jangan lagi menganggap remeh cancel order sepihak, karena perusahaan transportasi online, Grab, sedang menguji coba penerapan denda.

GrabCar.

img_title Tarif Potongan Ojek Online Kini 8 Persen, Driver Mengaku Pendapatan Tak Berubah

Pada 17 Juni 2019, Grab mengumumkan bahwa uji coba kebijakan pembatalan berlaku secara efektif untuk Lampung dan Palembang. Pemberitahuan yang dipaparkan di laman resmi Grab Indonesia tersebut juga menjelaskan nilai denda yang dibebankan pada pelanggan, yakni Rp1000 untuk GrabBike dan Rp3000 untuk GrabCar. 

Denda pembatalan diterapkan dalam situasi: 
1. Jika penumpang membatalkan pemesanan di atas 5 menit sejak mendapatkan mitra pengemudi, atau
2. Jika mitra pengemudi membatalkan pemesanan setelah menunggu penumpang lebih dari 10 menit sejak tiba di titik penjemputan (5 menit untuk GrabBike).

Biaya penalti otomatis akan dipotong dari saldo OVO/kartu debit/kartu kredit, atau jika Anda membayar cash maka tagihan akan ditambahkan pada tarif perjalanan berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hargai waktu pengemudi

Biaya penalti cancel order Grab bisa dianggap bukan nominal yang besar. Namun Grab memiliki tujuan mengapa kebijakan ini diberlakukan, yakni untuk menghargai waktu dan kerja keras mitra pengemudi yang telah menuju lokasi penjemputan pelanggan. Komitmen ini dibarengi dengan seluruh uang denda cancel order menjadi hak driver.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut