Denda Batal Order Grab, Tak Sembarang Hukuman
- vstory
"Karena pasti pengemudi membutuhkan kepastian, itu yang nomor satu. Sehingga bagaimana, sih kepastian itu, yaitu aktif berkomunikasi. Jadi misalnya di awal, tolonglah di-chat, baleslah 'Saya di titik ini'," ujar Ridzki, di Jakarta, Senin 24 Juni 2019.Â
Jika tidak ingin chat, bisa menelepon lewat aplikasi. Apalagi layanan itu bebas pulsa. Ridzki juga menyarankan agar pelanggan memeriksa titik penjemputan. Langkah ini perlu dilakukan sebab sering terjadi kesalahan titik lokasi karena tidak tepat.Â
"Karena sering juga kesalahannya adalah memilih titik penjemputan yang tidak tepat. Mungkin namanya mirip tapi tempatnya jauh jadi tolong periksa juga," jelasnya.Â
Bagaimana dengan Gojek?
![]()
Uji coba denda batal order yang diterapkan Grab ini bisa dikatakan sebagai terobosan baru yang manfaatnya berorientasi pada mitra pengemudi. Meski baru resmi diumumkan pada pertengahan Juni 2019, isu tentang ini sudah bergulir sejak tahun lalu.Â
Namun demikian, Gojek sebagai pihak kompetitor belum terdengar akan memberlakukan hal yang sama. VIVA telah berusaha menghubungi pihak Gojek, namun sayangnya belum ada tanggapan.Â
Jadi, jika pada akhirnya nanti Grab benar-benar meluncurkan denda cancel order secara nasional, apakah Anda setuju? [mus]