Ancaman di Balik Kekeringan Panjang

Musim kemarau menyebabkan areal persawahan gagal panen
Sumber :
  • VIVA/Dani

Ilustrasi kekeringan sawah.

img_title Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa

Adapun di Kabupaten Tangerang, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, tercatat 201 hektare sawah yang mengalami gagal panen akibat kemarau panjang ini. Sebelumnya, hanya 115 hektare sawah yang mengalami gagal panen. Hujan yang tidak kunjung turun menyebabkan meluasnya dampak kekeringan pada lahan persawahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Total seluruh sawah yang kekeringan itu 1.560 hektare. Dengan kategori 660 hektare kekeringan ringan, 411 hektare kekeringan sedang, 288 hektare kekeringan berat dan 201 hektare gagal panen," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Rabu, 21 Agustus 2019.

img_title BMKG: Awal Musim Hujan Diprediksi Mundur, Mulai pada November 2026

Meski gagal panen melanda, ketersediaan beras di Tangerang masih aman. Dengan luas sekitar 18 ribu hektare sawah dapat memproduksi beras sekitar 40 ribu ton dengan kebutuhan mencapai 22 ribu ton.

Sementara berdasarkan data Kementerian Pertanian, per Juli 2019 terdapat 112.526 hektare terkena puso di Indonesia akibat kekeringan. "Data per Juli yang terkena seluas 112.526 hektare. Ini lebih kecil dibanding periode sama 2018 seluas 117.616 hektare," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy, 8 Juli 2019.

img_title BMKG Ungkap Banjir Bandang di Solok Dipicu Hujan Deras yang Tak Berhenti

Ilustrasi kekeringan sawah.

Untuk meminimalisasi kegagalan panen akibat kekeringan, Kementan melakukan sejumlah cara. Di antaranya, melakukan optimalisasi pompanisasi di sejumlah wilayah terdampak yang masih dekat dengan sungai. Sedangkan untuk lahan kering yang berlokasi jauh dari sungai, petani dapat memanfaatkan sumber air permukaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna mengantisipasi dampak kekeringan terhadap stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya beras, Kementan juga sudah menurunkan tim pada 1-4 Juli 2019 di beberapa daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hasil pantauan, pasokan dan harga beras di pedagang grosir dan eceran di  Kabupaten Gunung Kidul, Bantul, Sleman, Kulon Progo dan Kota Yogyakarta, menunjukkan pasokan pangan khususnya beras masih aman, sampai 1-2 bulan ke depan dan harga masih stabil.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau lahan pertanian terdampak kekeringan di Demak

Menteri PU Dody Instruksikan Jajarannya Tangani Cepat Kekeringan dan Banjir Rob di Demak

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau kondisi lahan pertanian terdampak kekeringan di Desa Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah

img_title
VIVA.co.id
27 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut