Anak Pelajar Jadi Demonstran

Massa Pelajar Demonstrasi Rusuh di Palmerah Tolak RKUHP dan UU KPK
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Kemudian, poin Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) terkait Unggas pun menjadi perhatian mereka. Bahkan, dengan kata-kata lucu mereka mengungkapkan keberatannya tersebut.

img_title Prancis Kerahkan 70.000 Polisi Jelang Demo Besar Gelombang Kedua, Museum Ditutup

“Ayam nenek saya aja diiketin, biar enggak ke rumah tetangga, nanti didenda 10 juta bisa rugi nenek saya,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, para pelajar ini juga menyoroti revisi undang undang yang dianggap dapat melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),

img_title Adu 3 Moge Pengawal VVIP, Ada yang Bisa Ngebut 225 Kpj

“Masa, KPK mau nangkep harus izin dulu. Terus, kalau enggak diizinin koruptor makin banyak dong,” kata pelajar berseragam putih biru itu disambut riuh teman-temannya

Sejumlah pelajar ini juga menegaskan, ini adalah aksi damai dan mereka akan pulang jika terjadi kericuhan. “Enggak ada yang ngajak, ini kemauan dari diri sendiri, memang niatnya untuk berdemo. Kalau nanti disiram gas air mata, baru deh pulang,” ujar mereka. 

img_title Pria Paruh Baya yang Tewas Usai Bacok Dua Polisi dan Warga di Ciamis Ternyata ODGJ

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan meminta para pedemo yang memiliki niat untuk melakukan unjuk rasa di ibu kota, selanjutnya lebih memerhatikan adab saat turun ke jalan.

Menurut Anies yang juga mantan Mendikbud ini, adab harus diperhatikan, sehingga unjuk rasa tidak disertai vandalisme, hingga perusakan.

"Saya mengimbau kepada semua pihak, terutama pihak yang menyampaikan aspirasi. Sampaikan aspirasi itu dengan damai. Dengan adab yang baik," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin.

Anies menyampaikan, vandalisme, juga kerusakan, banyak terjadi dalam unjuk rasa besar di Jakarta yang terjadi sepanjang pekan kemarin.

"(Inventarisasi kerusakan) Sudah ada, tetapi masih dikumpulkan. Sampai semuanya selesai, baru akan diumumkan," ujar Anies.

Anies juga mengemukakan, unjuk rasa yang dilakukan dengan adab yang baik, sehingga tertib, akan mengundang simpati atas tuntutan yang diutarakan.

Anies memastikan, pemerintah juga akan memberi respons yang baik, jika unjuk rasa tidak dilakukan dengan berujung kerusuhan.

"Aspirasi itu nanti bisa didengar dengan baik pula. Hindari pelanggaran mulai dari lisan, sampai tulisan, sampai kerusakan," ujar Anies.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eksistensi di Masa Pubertas

Dosen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta, Yudo Mahendro mengatakan, pemicu dari gerakan para pelajar STM atau SMK itu adalah adanya masalah yang melanda negeri ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut