Kabinet Jokowii Jilid II, yang Bertahan dan Tersingkir
- VIVAnews / Agus Rahmat
Nama yang belum terlalu populer buat publik adalah Bahlil Lahadalia, yang  berasal dari kalangan pebisnis. Bahlil adalah Ketua Umum DPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2015-2019. Sejak lama Jokowi mengincar Bahlil. Ketika acara buka puasa bersama pengurus DPP HIPMI, Jokowi bahkan meminta anggota HIPMI tak perlu kaget jika ia meminta Ketum HIPMI menjadi salah seorang menterinya. Nama lainnya adalah Nico Harjanto, seorang peneliti yang kerap mengkritisi politik dan pemerintahan. Juga ada Arifin Tasrif, seorang profesional yang memimpin PT. Pupuk Indonesia.
Wajah baru berikutnya yang tak asing buat publik dan ikut datang ke Istana adalah Tito Karnavian, yang sudah diberhentikan oleh Jokowi dari posisinya sebagai Kapolri pada Selasa, 22 Oktober 2019. Lalu ada Fajdroel Rachman, aktivis yang belakangan juga menjadi komisaris di PT Adhi Karya. Belum jelas posisi apa yang akan diemban oleh Tito dan Fajdroel. Namun dengan diberhentikannya Tito sebagai Kapolri, kuat dugaan Tito akan berada dalam komposisi Kabinet Kerja Jilid II.Â
Ada juga Jenderal (Purn) Fachrul Radzi yang akan menjabat sebagai Menteri Agama, dan Teten Masduki yang akan menjabat sebagai Menteri UKM. Juga ada Zainuddin Amali, yang dikabarkan akan menjabat sebagai Menpora.
Janji Jokowi untuk menghadirkan menteri dari kalangan milenial dipenuhi dengan kehadiran bos Gojek, Nadiem Makarim. Saat ini Nadiem baru berusia 35 tahun. Dan secara terbuka ia mengaku telah dipanggil Jokowi untuk menerima tawaran yang besar, dan Nadiem mengaku menerima tawaran tersebut.
Nama lainnya adalah mereka yang mewakili partai. Ada Syahrul Yasin Limpo (Partai Nasdem) dan Johny G. Plate (Partai Nasdem). Lalu ada Soeharso Monoarfa (PPP), Edhy Prabowo (Gerindra), dan Juliari P Batubara (PDI Perjuangan).
Muka Lama
Selain Sri Mulyani, yang tetap bertahan sebagai Menteri Keuangan, Â masih ada nama-nama lama yang juga dipanggil ke Istana. Wajah lama yang hadir di hari Senin, 21 Oktober 2019 untuk memenuhi panggilan Jokowi adalah Pratikno, sebelumnya menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara. Pratikno diperkirakan masih akan memegang jabatan yang sama. Tampak pula Airlangga Hartarto.