Teror Kobra di Permukiman
- VIVAnews/Zahrul Darmawan
Sekali bertelur, induk betina ular kobra Jawa dapat menghasilkan 10-20 butir telur. Telur akan menetas dalam rentang waktu tiga sampai empat bulan. Biasanya, telur kobra diletakkan di lubang-lubang tanah atau di bawah tumpukan daun kering yang lembap.Â
"Awal musim penghujan adalah waktu menetasnya telur ular. Fenomena ini wajar dan merupakan siklus alami," tuturnya.
Kobra Jawa atau Naja Sputatrix juga dapat melumpuhkan lawannya dengan cara menyemburkan racun bisa atau venom. Jenis gigitan bisa kobra Jawa ini Neurotoxin yang langsung menyerang sel saraf. Gigitan ular kobra ini juga berefek nekrosis (pembusukan jika tergigit).
"Ini bisa menyebabkan cacat permanen," kata pemerhati reptil, Arbi Krisna, Kamis, 12 Desember 2019.
Arbi mengatakan, kobra pada umumnya sama seperti ular lainnya yang menyukai tempat lembap dan jarang aktivitas atau getaran serta penampakan orang. Namun, pada ular jenis kobra Jawa bisa beradaptasi dengan wilayah ramai penduduk atau permukiman.
"Aslinya semua ular habitatnya tidak jauh dari sumber air, namun untuk jenis Naja Sputatrix (kobra penyembur) sudah dari dulu hidup dan berani beradaptasi dengan pemukiman ramai," ujar Arbi.
Arbi menilai, fenomena keberadaan ular di permukiman terjadi akibat rusaknya habitat ular. Itu terjadi lantaran maraknya pembangunan yang menyebabkan tempat persembunyian hewan reptil itu semakin sedikit, sehingga menyesuaikan lingkungan untuk bertahan hidup.
"Musim menetas ular tiap tahun memang begini. Nah, dulu sebelum banyak pemukiman yang gusur rumah si ular, ular akan sembunyi. Tapi sekarang rumah ular bersembunyi habis sama perumahan, jadi mau tidak mau ular akan menampakkan diri karena tempat sembunyi yang hilang," ungkapnya.
![]()
Foto: Petugas Damkar menangkap seekor ular King Kobra di Bekasi
Menangkal Ular
Untuk mengantisipasi teror ular masuk ke dalam rumah atau lingkungan, maka pengetahuan soal siklus kehidupan ular kobra dan tempat bersarangnya wajib diketahui. Seperti dijelaskan di atas, waktu perkembangbiakan ular antara November-Januari yang didahului dengan proses bertelur pada 2-3 bulan sebelumnya.
Nah, selama rentan waktu tersebut, warga diimbau agar waspada dan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan.