Kakbah Ditutup dan Nasib Haji gara-gara Corona

Jemaah haji dari seluruh dunia kumpul di Masjidil Haram, Mekah
Sumber :
  • VIVA/Beno Junianto

VIVA – Dua masjid tersuci umat Islam, Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, ditutup sementara pada 5 Maret 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona. Masing-masing masjid ditutup untuk pembersihan dan sterilisasi sejak satu jam setelah waktu salat isya pada Kamis sampai satu jam sebelum salat subuh keesokan paginya.

img_title 13 Ribu Pengaduan Masuk, Kemenhaj Bongkar Dugaan Praktik Mafia Haji dan Umrah

Televisi pemerintah menampilkan gambar-gambar pemandangan langka ketika Kakbah—bangunan kubus hitam besar di tengah Masjidil Haram—yang tampak kosong padahal biasanya selalu dipenuhi puluhan ribu peziarah setiap hari. Area itu akan ditutup selama penangguhan umrah berlangsung, tetapi berdoa masih diizinkan di dalam masjid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Arab Saudi memutuskan kebijakan itu menyusul lima warga negaranya yang dinyatakan positif tertular virus dengan nama baru Covid-19 itu. Saudi awalnya menangguhkan atau menghentikan sementara aktivitas umrah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk semua warga negara asing, termasuk Indonesia. Namun kemudian larangan diperluas untuk warga negara setempat dan warga asing yang bermukim di sana.

img_title BPKH Dorong Skema Cicilan Pelunasan Biaya Haji Cegah Jemaah Berutang dan Jual Aset

Entah sampai kapan

Sebetulnya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dilaporkan sudah dibuka lagi pada Jumat pagi waktu setempat—setelah sterilisasi selesai. Tetapi larangan beribadah umrah, termasuk ibadah tawaf dan sa’i, tetap berlaku, sayangnya tak disebutkan sampai kapan. Berdasarkan data pemerintah Saudi di tahun 2018, jumlah jemaah umrah yang mengunjungi negara itu mencapai 18,3 juta orang.

img_title Meski Prospek Cerah, Industri Perjalanan Umrah dan Haji RI Dituntut Tingkatkan Kualitas Layanan

Pemerintah Saudi juga belum memutuskan atau membuat pengumuman apa pun tentang penyelenggaraan ibadah tahunan haji padahal rangkaian ritualnya dimulai pada Juni 2020—empat bulan menjelang. Saudi tak tahu juga sampai kapan negaranya dapat dinyatakan aman dari wabah virus corona. Tidak ada yang dapat memprediksi badai wabah corona yang telah menjangkiti 76 negara itu bakal secepatnya berlalu atau masih cukup lama.

Pemerintah Indonesia pun belum menerima pemberitahuan apa pun tentang agenda penyelenggaraan haji. Memang, sempat beredar rumor bahwa Saudi menangguhkan umrah di negara itu sampai setahun mendatang yang segera dikait-kaitkan dengan kemungkinan penyelenggaraan haji ditangguhkan juga. Namun isu itu segera dibantah oleh pemerintah Saudi: umrah ditangguhkan sampai batas waktu yang belum ditentukan karena sambil melihat situasi dirasa kondusif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut