Prahara Teman Ahok

Mereka mundur sebagai relawan Teman Ahok.
Sumber :
  • Foe Peace

Dia melanjutkan, kebanyakan sukarelawan memang bekerja tidak selalu diupah. Namun sistem kerja gerakan tersebut adalah profesional dalam arti diharapkan mencapi target. Oleh karena itu, relawan yang bisa mencapai sasaran pengumpulan KTP memang harus diberikan penghargaan. Sistem itu dianggapnya sangat mahfum dalam organisasi termasuk komunitas yang memiliki misi tertentu.

img_title Bongkar Kecurangan Teman Ahok, Eks Relawan Tetap Cinta Ahok

Juru Bicara Teman Ahok itu menjelaskan soal poin-poin sasaran anggaran Teman Ahok selama ini. Tidak semua PJ dan koordinator posko mendapatkan honor, hanya yang merasa memerlukan dan mau menerima seperti Richard Sukarno yang lalu mundur itu. Sementara biaya distribusi Koran Teman Ahok disebutkan berasal dari donatur yang memiliki percetakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu untuk pengadaan peralatan baik printer, telepon genggam (HP) dan komputer jinjing kata dia sebagian dibeli dengan dana pinjaman. Fasilitas itu juga hanya diberikan kepada relawan yang memerlukan. Selain ituTeman Ahok mengatakan memiliki sumber dana dari penjualan merchandise termasuk untuk kebutuhan pembuatan spanduk posko.

img_title Mantan Relawan Bongkar Cara Curang Teman Ahok Kumpulkan KTP

“Dari item keuangan yang mereka sebut, kami bisa pastikan ini adalah karangan belaka untuk menjatuhkan Teman Ahok dan menghilangkan harga satu juta KTP yang sudah terkumpul,” kata dia.
 
Teman Ahok lantas mengaitkan konferensi pers penggembosan tersebut dengan pernyataan Politikus PDI Perjuangan Junimart Girsang dalam acara “Indonesia Lawyers Club” pada Selasa malam, 21 Juni 2016 yangmengisyaratkan bakal adanya hal baru terkait Ahok yang bakal menggemparkan publik dalam waktu dekat.

img_title Aliran Dana Rp30 Miliar Bikin Relawan Teman Ahok Takut

Dukung Ahok Tanpa “Teman”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setahun sudah Teman Ahok berdiri sejak cikal bakalnya digagas melalui gerakan Lawan Begal APBD saat terjadi kisruh antara Ahok dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Gerakan ini disuarakan di ajang Car Free Day pada 1 Maret 2015. Lalu pada 16 Juni 2016, aksi dukung Ahok tersebut lalu diubah menjadi Perkumpulan Teman Ahok yang mendapatkan akta pada 16 Juni 2016 dan digagas oleh lima teruna yaitu Singgih, Amalia, Richard, Bowo, dan Tono.

Teman Ahok mengumpulkan KTP dukungan agar Ahok bisa maju melalui jalur perseorangan atau independen tersebut di Pilkada Jakarta 2017. Mereka mulai bergerak sejak tahun lalu. Dalam perjalanannya, komunitas ini beberapa kali diterpa kabar tak sedap. Sebelumnya Amalia dan rekannya juga pernah didera isu ditahan di Singapura karena akan melakukan pengumpulan KTP untuk Ahok di negara tersebut. Meski belakangan kabar penahanan itu ditampik sebab relawan Teman Ahok memang harus pulang setelah bertemu dengan pihak KBRI karena Singapura tidak memperbolehkan kegiatan politik di sana.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut