Prahara Teman Ahok
- Foe Peace
Tak lama, kabar kucuran dana Rp30 miliar dari pengembang teluk reklamasi di Jakarta kembali menimpa komunitas yang sebagian besar digawangi oleh anak muda tersebut. Lalu pekan ini, saat baru merayakan terkumpulnya lebih dari 1 juta KTP yang akan menjadi tiket emas Ahok melenggang di pilkada, Teman Ahok lagi-lagi diterpa isu miring. Namun kali ini, keretakan internal menjadi momok bagi perkumpulan pendukung mantan Bupati Belitung Timur itu.
Namun yang tak bisa dipungkiri, nasib politik Ahok memang tak semata tergantung pada Teman Ahok itu. Pasalnya Ahok bahkan terang-terangan sudah didukung oleh dua partai politik, Partai Hanura dan Partai NasDem. Belakangan, Partai Golkar juga menunjukkan sinyalemen bakal membagul Gubernur DKI Jakarta itu sebagai calon petahana DKI 1.
Merespons tudingan terhadap Teman Ahok, Hanura santai. Isu tak sedap terhadap pendukung Ahok dinilai tak lantas bakal mengubah arah haluan dukungan partai. Bahkan Sekretaris Fraksi Partai Hanura di DPR, Dadang Rusdiana menilai, tudingan soal intransparansi Teman Ahok tersebut justru perlu ditindaklanjuti.
“Ya kami tetap dukung Ahok sekalipun nanti terbukti ada masalah dengan Teman Ahok karena kami dukung Ahok bukan dukung Teman Ahok,” kata Dadang kepada VIVA.co.id.