Tugas Besar KPU Sepeninggal Husni Kamil Manik
- ANTARA/Muhammad Adimaja
VIVA.co.id – Kamis malam 7 Juli 2016 pukul 21.07 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Indonesia kehilangan putra terbaik bangsa. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik, menghembuskan nafas terakhir setelah dirawat tiga hari akibat Infeksi abscessus.
Banyak yang terkejut dengan wafatnya Husni. Apalagi dia saat ini dinilai sebagai salah satu pemimpin muda yang cemerlang dalam mengelola KPU sebagai penyelenggara hajatan politik yang paling berpengaruh bagi masa depan bangsa, yaitu Pemilihan Umum baik di tingkat nasional maupun daerah.Â
Husni yang baru berumur 41 tahun itu didiagnosa mengalami infeksi sistemik akut akibat pecahnya benjolan di bagian sela paha (bisul). Di saat itu pula kondisi kadar gula darah dari almarhum dikabarkan sedang tinggi sehingga hal inilah yang menyebabkan infeksi yang cukup parah.
"Setelah bicara dengan dokter, katanya ada infeksi sistemik, ada infeksi akut, dan saat komunikasi terakhir jam setengah satu siang, kemudian kondisi mulai drop jam tujuh malam, kemudian ditangani stabil. Tapi nyatakan jam sembilan dapat kabar beliau meninggal," jelas Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah kepada VIVA.co.id.
Sebelum dikabarkan masuk Rumah Sakit, rekan-rekan Husni menyatakan dalam pertemuan terakhir sebelum libur lebaran atau tepatnya saat buka puasa bersama di kantor KPU, tak ada gelagat almarhum terlihat sakit. Hanya saat itu almarhum sempat berkeluh kesah terkait sakit dikakinya.
Baca juga:
Meninggalnya Husni membuat sejumlah petinggi negara dan elit politik merasa kaget, sebab tak ada tanda-tanda dari pemimpin lembaga penyelenggara pemilu itu mengalami sakit dalam tugas-tugasnya. Bahkan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terheran-heran karena beberapa waktu lalu masih bertemu almarhum membahas pelantikan kepada daerah.
"Padahal, beberapa waktu lalu beliau ke kantor dan minta waktu ketemu saya bicara cukup panjang sekitar 45 menit. Teman-teman media juga mewawancara di lobi Kemendagri sebelum beliau pulang pelantikan beberapa Bupati," kata Tjahjo, Kamis, 7 Juli 2016.
![]()
Sukses Memimpin KPU
Husni selama ini memang dikenal sebagai pemimpin lembaga negara yang baik dan teguh dalam bersikap serta berprinsip untuk kebenaran demokrasi. Pemilihan umum pada 2014 dan pemilihan kepala daerah 2015 secara serentak adalah prestasi gemilang almarhum dalam memimpin lembaga penyelenggaran Pemilu ini.Â