Potensi Perpecahan Pimpinan Pemprov DKI Jelang Pilkada

Ilustrasi Logistik Pilkada DKI Jakarta
Sumber :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

Dia menuding Saefullah melakukan hal itu sebagai strategi agar potensi keterpilihan Ahok di Pilkada DKI 2017 berkurang.

img_title Bakal Calon Gubernur Jakarta Tes Kesehatan di RS Mintohardjo

Saefullah menampik tudingan Ahok. Dia membantah menyusupkan PNS yang loyal kepadanya untuk dilantik menjadi pejabat lurah dan camat. "Saya tidak pernah pasang orang (untuk menjadi pejabat). Cek saja sama Pak Agus (Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Agus Suradika). Sama sekali tidak," ujarnya di Balai Kota DKI, Kamis, 18 Agustus 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah PNS dimasukkan saat pelantikan pada waktu itu karena terjadi 'efek domino'. Ketika itu, Ahok menyetujui sejumlah pejabat kelurahan dan kecamatan naik jabatan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kemudian harus mengisi jabatan yang kosong seperti wakil lurah dan camat, dan sekretaris kelurahan dan kecamatan.

img_title Rizal Ramli Dinilai PAN Tak Cukup Kuat untuk Pilkada Jakarta

Penentuan pejabat pengganti juga tidak dilakukan sembarangan. Tindakan mutasi, promosi, dan rotasi PNS dilakukan melalui proses di Badan Pertimbangan Jabatan (Baperjab). Baperjab lantas menilai dan menyerahkan rekomendasi untuk disetujui atau ditolak Ahok.

Meski dituduh demikian, Saefullah tidak merasa difitnah. Dia pun tak sakit hati dengan tudingan tersebut. Selaku PNS, dia sekadar pelaksana instruksi Ahok. "Penguasanya itu kan gubernur dan wakil gubernur," ujarnya.

img_title Risma Ogah Jadi Juru Kampanye Ahok-Djarot

Mantan wali kota Jakarta Pusat itu juga tidak merasa telah terjadi perpecahan di Pemerintah Provinsi DKI dengan adanya tuduhan Ahok tersebut. Dia mengaku siap terus menjalankan tugasnya sesuai amanat, tanpa terpengaruh perkataan pimpinannya. "Saya kan pembantunya gubernur dan wakil gubernur. Hubungannya ya baik-baik saja," ujar Saefullah.

(ren)

Bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimuti Yudhoyono dan Sylviana Murni, seusai menjalani tes kesehatan di RSAL Dr Mintohardjo di Jakarta pada Sabtu pagi, 24 September 2016.

Ahok Pagi ini Puasa Ngomong, Agus Yudhoyono Tegang

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dijadwalkan tes kesehatan pada siang.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut