Jangan Mau Kalah dari Google
- Agus Tri Haryanto/VIVA.co.id
Pengamat dari Indotelko Forum, Doni Ismanto mengimbau agar pemerintah memberikan 'pelajaran' ke Google. Salah satunya adalah dengan menghentikan rencana uji coba balon internet Google. Dengan demikian ini akan menunjukkan Indonesia tegas menegakkan aturan. Dikatakannya, langkah Ditjen Pajak sudah benar dengan melakukan Quick Wins terhadap pemain besar. Ini menunjukkan Indonesia serius 'meminta' haknya terhadap pihak yang menggelar usaha di wilayah ini.
"Sekarang, tugas Kominfo, secepatnya mengeluarkan Permen soal OTT yang isinya jelas mengatur hak dan kewajiban terutama soal BUT dan Pajak. Selain itu tolong sekali keluarkan aturan atau Permen yang mendukung PP PSTE terutama soal kewajiban perlindungan data pribadi dan penempatan data center di Indonesia. Ini domain Kominfo dan terlalu lama sekali dari konsultasi publik terakhir," papar Doni.
Satu-satunya solusi, ditambahkan pengamat dari ICT Institute, Heru Sutadi, adalah dengan ketegasan, menghilangkan ketergantungan terhadap Google, dan harus dilakukan secara terintegrasi oleh semua instansi. Integrasi yang dimaksud adalah terkait semua instansi yang ada. Jangan sampai Ditjen Pajak sudah bersikap keras, instansi lain, justru bermesraan dengan Google.
"Jangan menggantungkan pada Google untuk digunakan sebagai mesin pencarian di Indonesia. Kita harus segera menyiapkan situs maupun aplikasi lokal untuk pencarian, media sosial, berbagi video, bahkan sistem operasi lokal. Kalau tidak dilakukan, mereka akan terus arogan karena merasa di atas angin," katanya.
Terkait ketegasan pemerintah dan instasinya, juga diimbau oleh pengamat lainnya. Dikatakan Nonot Harsono, para menteri harus kompak untuk meminta secara baik-baik kepada Google, agar menghormati pidato Presiden Obama terkait komitmen untuk membangun hubungan global yang mutual-respect dan mutual benefit. Untuk bisa menaklukkan Google, kata Nonot, harus melalui pendekatan G2G (Government to Government). Pihak Ditjen Pajak bisa menghubungi Kedubes Amerika yang berkantor di wilayah Jakarta Pusat.
Tak Boleh Kalah dari Google
Ketua Umum Masyarakat Telematika, Kristiono memberikan dukungannya kepada Ditjen Pajak untuk tidak mengalah dari Google. Kristiono mengatakan instansi tersebut harus berani menaklukkan Google dan bisa menunjukkan kekuatan kedaulatan negara.