'Seribu' Jalan Misi Planet Mars
- www.exploration.esa.int
Momen ini memang menentukan, momen yang disebut dengan ‘teror’ enam menit itu berjalan lancar, Schiaparelli terkonfirmasi mulus melalui fase pertama tersebut. Semuanya terasa berjalan lancar.Â
Selanjutnya pendarat tersebut bersiap menuju ke permukaan Mars. Di sini tantangan menanti, semenit menjelang sampai permukaan Mars, peneliti ESA hilang kontak dengan pendarat tersebut.Â
Sampai sejauh ini, peneliti ESA mengaku belum bisa memastikan nasib pendarat tersebut. Apakah memang sudah menginjakkan di permukaan Mars atau belum.Â
Saat ini tim ESA butuh waktu untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada Schiaparelli dan menemukan pendarat itu di permukaan dengan menggunakan citra dari pengorbit Mars, misalnya pengorbit NASA, Mars Reconnaissance Orbiter.
Misi pendaratan Schiaparelli tergolong penting, sebab data yang dikumpulkan pendarat itu berguna bagi misi pendaratan kendaraan penjelajah ExoMars yang dijadwalkan berlangsung pada 2020.Â
Selain itu, data dari Schiaparelli juga penting bagi NASA dalam meluncurkan misi Mars 2020 dan Mars Insight.Â
![]()
Riwayat pendarat di Mars
Pernyataan misi eksplorasi ke Mars sangatlah menantang memang benar adanya. Sebab misi pengiriman ke Planet Merah seringkali berakhir dengan kegagalan, padahal biaya yang digelontorkan untuk misi ke Mars tidak sedikit dan tentunya persiapan dan penelitian yang panjang.Â
Menurut data yang dikutip dari Space, dari 40-an misi yang diluncurkan ke Mars sejak 1960-an, lebih dua pertiganya mengalami antiklimaks alias gagal, misalnya problem kegagalan komponen, gangguan roket, kesalahan teknis pada pesawat saat mendarat di permukaan Mars sampai pesawat hilang tak terdeteksi.Â
Bagi ESA, mereka bukan pertama kalinya meluncurkan misi ke Mars. ESA merasakan betul tantangan untuk mendaratkan misi ke permukaan Planet Merah itu. Seringkali misi ESA berakhir gagal. Misalnya, misi ESA melalui pendarat Beagle 2 pada 2003 lalu, berakhir dengan hilang.
Pendarat Beagle 2 buatan Inggris saat itu berhasil masuk atmosfer Mars, tapi kemudian mengalami kecelakaan saat pendaratan dan akhirnya hilang tanpa jejak. Belakangan penyelidikan ilmuwan menunjukkan kepadatan atmosfer di Mars menyebabkan parasut dan kantung udara Beagle 2 terlambat mengembang dan membuyarkan ambisi ESA.Â