Berdamai dengan Alam di Daerah Rawan Gempa
- REUTERS/Beawiharta
![]()
FOTO: Salah satu bangunan mesjid di Kabupaten Pidie Jaya Aceh yang ambruk usai diguncang gempa 6,5 SR pada Rabu (7/12/2016)
Pertama, karena kejadiannya pada pagi hari, sekira pukul 05.03 WIB, diduga masih banyak yang belum terjaga. Kedua, guncangan itu sangat keras ditambah lagi mayoritas bangunan yang belum siap dengan gempa dan ketiga karena faktor topografi, yakni daerah itu memang masuk dalam patahan gempa.
Namun demikian, Sutopo menggarisbawahi bahwa penyebab banyaknya kematian itu bisa dipastikan bukan karena gempa bumi yang terjadi. "Korban meninggal bukan karena gempa. Tapi karena bangunan rumahnya sendiri," kata Sutopo, Rabu, 7 Desember 2016.
102 meninggal, 724 luka, 11.142 mengungsi, 10.534 rumah rusak, 105 ruko roboh, 55 masjid roboh akibat gempa 6.5 di Pidie Jaya per 8/12/2016. pic.twitter.com/zZfyyN7d7B
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_BNPB) 8 Desember 2016
Citra satelit sebelum gempa 6.5 SR di Pidie Jaya dan lokasi pusat gempa. @jokowi @Pak_JK @BNPB_Indonesia @pramonoanung @detikcom @kompasiana pic.twitter.com/xBSz8fyXv9
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_BNPB) 8 Desember 2016
Apa yang diucapkan Sutopo tersebut jelas bukan bermaksud tak menghargai korban gempa. Namun, memang fakta menunjukkan bahwa seluruh korban gempa Pidie Jaya memang ditemukan tertimbun reruntuhan bangunan.
Pidie Jaya atau Aceh secara keseluruhan, kata Sutopo, sejak dahulu memang sudah masuk dalam zona merah gempa. Di ujung barat Indonesia ini tersebar sejumlah sesar aktif, baik di daratan maupun laut.
Di daratan, tercatat ada segmen sesar aktif seperti segmen Aceh, Seulimeum, dan Tripa. Tak cuma itu tercatat juga ada Sesar Lhokseumawe dan Sesar Samalanga dan Sipopoh yang kini mendera Pidie Jaya.
Lalu di dasar laut, Aceh menjadi kawasan Seismik aktif yang kompleks. Sebabnya ada aktivitas subduksi lempeng di Samudera Hindia dan sistem sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) yang berada di daratan. Ya, singkatnya Aceh memang sarangnya gempa dari mana pun kejadiannya.
FOTO: Sebaran sesar (patahan) gempa yang ada di Indonesia
Meski begitu, kondisi Aceh itu ternyata tak sendiri. Fakta nyatanya, Indonesia memang daerah rawan bencana. Dan terkhusus gempa, BNPB mencatat risiko itu akan ditemui oleh 148 juta orang Indonesia yang tersebar membujur dari Aceh hingga Papua.