Di Balik Bergesernya Jembatan Cisomang Tol Purbaleunyi
- Istimewa
Budi menjelaskan, jembatan yang sebenarnya dijadikan alternatif jika ruas tol Cikopo-Palimanan macet itu mengalami pergeseran akibat pergerakan tanah yang terjadi pada Kamis malam. "Pergerakan sejak tadi malam, tapi tidak terlalu signifikan," kata Budi.
Oleh karenanya, sambil menunggu hasil pengecekan Jembatan Cisomang dari pihak Dirjen Perhubungan Darat, Budi berharap arus lalu lintas yang akan melewatinya tidak terlalu besar. Sehingga, jembatan yang dikhawatirkan akibat pergeserannya itu tidak menerima beban kendaraan yang terlalu tinggi.
"Kita harapkan penumpang atau arus mudik menuju Cipali tidak terlalu besar, sehingga tidak ada tambahan (volume kendaraan) ke Ciomas atau Bandung," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Riset dan Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia, Joko Setijowarno, mengatakan dengan adanya pergeseran permukaan Jembatan Cisomang yang berada di ruas jalan tol Purbaleunyi, Jawa Barat, sebaiknya pengguna jalan dilarang melewati kawasan tersebut.
"Keselamatan pengguna menjadi prioritas. Jika dianggap membahayakan, sebaiknya pengguna jalan tol dilarang melewati jalur tersebut," kata Joko saat dihubungi VIVA.co.id.
Ia berpendapat, jika sudah diketahui ada pergeseran tanah yang dinilai membahayakan di jembatan tersebut seharusnya beban lalu lintas dikurangi agar tidak berdampak lebih lanjut.
"Kalau sudah bergeser sebesar ini, mestinya jangan dibebani lalu lintas kendaraan yang cukup banyak. Apalagi kendaraan berat, risikonya besar nanti," ujarnya.
Pengalihan arus lalu lintas
PT Jasa Marga Tbk melakukan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Tol Padaleunyi selama berlangsungnya perbaikan Jembatan Cisomang, Purbaleunyi, Jawa Barat.
"Menindaklanjuti perintah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait dengan perbaikan Jembatan Cisomang di Jalan Tol Padaleunyi, kami akan melakukan berbagai langkah, di antaranya pengalihan arus lalu lintas," kata Dwimawan Heru, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Tbk, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 23 Desember 2016.
Untuk perbaikan Jembatan Cisomang yang dilakukan adalah perbaikan sementara dengan grouting pada pilar yang bermasalah dan wrapping untuk mencegah kerusakan. "Selanjutnya kami akan melakukan perbaikan permanen yang diperkirakan memakan waktu tiga bulan," ujarnya.
Terkait pengalihan arus lalu lintas, Dwimawan menjelaskan, selama proses perbaikan jembatan berlangsung, Jasa Marga melalui koordinasi dengan Pihak Kepolisian akan melakukan pengalihan arus lalu lintas, khusus untuk kendaraan besar/kendaraan Non Golongan I.